listrik
ANGGOTA PKM sedang melaksanakan inovasinya di sebuah lab elektronik di kampus UNAIR. (Foto: Dok PKMKC)
ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone
image_pdfimage_print

UNAIR NEWS – Modernisasi telah mendorong lahirnya peningkatan konsumsi energi oleh penduduk di bumi ini. Kemudian gaya hidup modern dan persaingan industri berskala global juga merupakan bagian penting dari akumulasi terhadap penggunaan energi.

Karena itu peningkatan konsumsi energi juga telah memunculkan kekhawatiran terhadap ketersediaan energi, sementara di sisi lain cadangan energi di perut bumi dapat dipastikan telah mengalami penyusutan. BP Statistical Review of World Energy (2013) menyatakan, konsumsi energi pokok dunia tumbuh hingga 1,8% pada tahun 2012.

”Karenanya saat ini Indonesia menghadapi masalah serius, yaitu ketahanan energi. Mengutip data dari Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (2014) bahwa konsumsi energi di Indonesia pada periode tahun 2000-2012 meningkat rata-rata sebesar 2,9% per tahun,” demikian dinyatakan Siti Nurmala, ketua tim Program Kreativitas Mahasiswa bidang Karsa Cipta (PKM-KC).

Karena itulah bersama empat kawannya, Siti Dkk berhasil menciptakan “PIONEER (Spin Magnet Generator) Sebagai Pembangkit Listrik  Free Energy, Zero Emission, dan Portable”. Empat orang anggota tim PKM-KC ini adalah Tita Aulia Nur Utami, Mayasari Hariyanto, Muhammad Zulfa Abdillah dan Moch Andi Putra Jaya.

Proposal kreativitas dan inovasi PKM-KC ini telah berhasil lolos penilaian Dikti, sehingga memperoleh dana hibah pengembangan dalam program PKM Kemenristekdikti tahun 2016-2017.

Ditambahkan oleh Siti Nurmala, bahwa konsumsi energy listrik di Indonesia semakin meningkat dan cadangan bahan sumber pembangkit listrik semakin berkurang. Penghematan energy listrik perlu dilakukan agar cadangan energi listrik di Indonesia tidak cepat habis. Untuk itulah Siti dan kawan-kawan membuat inovasi dengan PIONEER, sebuah alat pembangkit listrik yang free energy, zero emission dan portable.

“Prinsip kerja dari PIONEER ini cukup sederhana, yaitu memanfaatkan gaya dari arah flux magnetic yang berlawanan sebagai sumber energy listrik. Alat ini dapat menghasilkan energy listrik lebih besar dari energy masukan yang digunakan sehingga efisiensi penggunaan listrik lebih besar,” kata Tita Aulia NU menambahkan.

Teknologi ini memiliki beberapa keuntungan, diantaranya tidak memerlukan energi/biaya operasional dan perawatan yang cukup banyak, karena menggunakan sumber energi magnet yang berputar terus menerus, dapat dioperasikan pada kondisi cuaca apapun dan dimanapun karena bentuknya yang portable dan ramah lingkungan karena tidak menghasilkan emisi gas berbahaya.

”Dengan teknologi ini diharapkan mampu mengurangi ketergantungan pada sumber energi fosil sehingga ketahanan energi nasional di masa mendatang tetap terjamin,” kata Siti Nurmala. (*)

Editor: Bambang Bes

 

ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone
  • Christian Dwi Wijaya

    Saya masih ga ngerti gimana caranya energi output lebih besar dari input? Berarti ga ada energy loss? Bukannya ini sudah bertentangan dengan hukum kekekalan energi?

    Jika ini sistemnya seperti magnetic perpetual machine, apakah sudah dihitung efek magnetic hystersis dan magnetic damping-nya?

    Entah bagaimana cara kerja PIONEER, tapi kalau ada videonya tolong dirilis supaya orang paham.

    • Rioo

      Dilihat dari gambarnya mirip dengan ini

      https://www.youtube.com/watch?v=PoJALsTaCAo

      • Christian Dwi Wijaya

        nggak, itu video fake, sudah didebunk ketahuan pake kabel

    • Rioo

      Apa itu efek magnetic hystersis dan magnetic damping?

    • Zulfa Al Abdillah

      terimakasih atas pertanyaannya
      jika dalam hal ini yang diperhatikan energi listrik ini bukan kasus efisiensi namun kasus gain atau penguatan karena mendapatkan bantuan dari energi magnet.

      ini tidak sampai mengganggu sifat magnet, sehingga tidak diperlukan analisa kurva hystersis.

    • Akhmad Setya Budy

      Apa mungkin dg traffo jn audin

      Dimana flux magnet permanen diswitching on off bergantian pd 2buah coil sekunder,
      Asumsi dan katanya energi untuk menswith off dan on kan tsb kecil saja dibanding flux magnet yg on off kan bergantian

  • “Alat ini dapat menghasilkan energy listrik lebih besar dari energy masukan yang digunakan”
    “tidak memerlukan energi/biaya operasional…”

    Wow, jadi alat ini menciptakan energi dari ketiadaan? sungguh revolusioner!

    Apakah ini kesalahan pemberitaan, atau baru sekedar konsep/teori saja?
    Tapi dari yang saya tangkap alat ini sudah dibuat. Jadi seperti apa alatnya?
    Jika ini benar, maka alat ini bisa mematahkan hukum kekekalan energi, sebuah kejutan besar bagi dunia ilmu pengetahuan.

    • Rioo
      • Itu kan fake, alatnya butuh input listrik itu buat jalan. Kalo di videonya ga keliatan pasti disembunyiin.

    • Rioo

      “adi alat ini menciptakan energi dari ketiadaan?”

      Bukan dari ketiadaan tapi hanya energi dibutuhkan di awal saja pada saat diputar untuk pertama kalinya

      • Berarti energi yg dihasilkan tidak lebih besar dari energi saat memutar?
        Berarti energi yg dihasilkan sedikit dong, dan tidak terus menerus. Soalnya kalau alatnya bisa menghasilkan energi lebih besar artinya menciptakan energi dari ketiadaan. Jadi kesimpulannya alat ini sama aja kayak generator listrik di turbin biasa.

    • Zulfa Al Abdillah

      terimakasih atas pertanyaannya
      saya akan membantu menjawab
      alatnya adalah magnet yang membuat sebuah piringan yang berputar karena daya dorong magnet.
      selama ini kita tidak memperhitungkan energi dari magnet hanya inputan dan outputan dari listrik, jika energi magnet dihitung maka akan terjadi gayn atau penguatan, jika perhitungannya dari energi listrik saja.
      hukum termodinamika 2 itu membahas kondisi gas dan energi kalor itupun sering diamati dalam kondisi ideal. sekali lagi dalam free energi ini bukan dari tanpa energi, tapi memunculkan energi yang tidur yang sering tidak dihitung yaitu energi magnet.
      terimakasih

      • Magnet permanen tidak bisa dijadikan sumber energi. Ini sama dengan gravitasi bumi yang digunakan sebagai energi.

        • Christian Dwi Wijaya

          yup, betul, magnet bukan energi tapi gaya

      • Akhmad Setya Budy

        Boleh ga kalo saya bertanya
        Melalui
        Messengger Fb
        asetyabudy@yahoo.com email. FB
        Akhma setya budy alamat FB
        Wassalam
        Akhmad sb

  • Fais Al Qorni

    Lah kok udah dapet hubah dari pemerintah ya? Hehehehu

    • Denny Rengganis

      bacot ente gan, sini baku hantam saja

  • Valerian Mahdi Pratama

    Secara konsep saja melanggar hukum kedua termodinamika. Apakah ini murni kesalahan pemberitaan atau tipu-tipu?

  • Finaho Horgunija

    Bikin malu unair nih. Ngga ngerti hukum termodinamika ya?

    • Rioo

      Bagaimana kalau alat ini tidak ada hubungannya dengan hukum termodinamika? Hukum termodinamika membahas kaitan antara energi dan kalor sedangkan magnet tidak memiliki kalor

      • Termodinamika tentang kalor? Magnet ini ga ada hubungannya? Baca lagi deh tentang hk. Termodinamika

        First law of thermodynamics: When energy passes, as work, as heat, or with matter, into or out from a system, the system’s internal energy changes in accord with the law of conservation of energy. Equivalently, perpetual motion “machines of the first kind (machines that produce work without the input of energy) are impossible.

        Second law of thermodynamics: In a natural thermodynamic process, the sum of the entropies of the interacting thermodynamic systems increases. Equivalently, perpetual motion machines of the second kind (machines that spontaneously convert thermal energy into mechanical work) are impossible.

        Itu ditegaskan banget hk. Termodinamika ini melarang adanya perpetual machine.
        Coba search deh di google apa itu perpetual machine, pasti nemu alat2 yg kamu suka. Dan itu semua gak work

      • lolwhat

        Ga ada hubungannya sama termodinamika? Emang listrik itu bukan termasuk energi ataupun kalor ya? lol. Coba diinget2 lagi rumus Fisika SMA. Alam semesta ini berisi energi dan kalor, bro.

      • Finaho Horgunija

        Hukum termo bahas energi kampret

  • Fajar Azka Fadillah

    gua anak elektro.. gak mungkin lah…
    kalau mungkin maka selamat anda udah menghancurkan hukum energi

    • Heri yudianto

      Saya pernah mencobanya. G bisa kecuali pake magnet super. Ini Hoax. Saya lulusan S1 mesin UNIBRAW berani diajak debat.

      • Valerian Mahdi Pratama

        Ada magnet yang sangat kuatpun juga tetep ga akan 100% efisiensinya

      • Pake apa aja emang ga bisa karena emang ini cuma perpetual machine yg cuma bekerja di angan-angan.

    • Zulfa Al Abdillah

      doanya aja saudaraku
      kita bukan untuk saling mencari kemenangan
      saya berharap ini juga bisa membantu dalam meluruskan ilmu yang sudah ada

      apa tidak boleh ilmu itu berubah seiring berjalannya waktu dan pemikiran orang?
      soalnya ilmu manusia itu hanya bagian dari tetesan setetes ujung jarum yang di celupkan ke dalam samudra dibandingkan ilmu allah, itupun sudah dibagi dari setetes ilmu dari ujung jarum ke seluruh alam semesta.
      jika allah berkehendak maka tak ada yang tidak mungkin kan?
      doanya ya saudara semoga terwujud apa yang diniat baikan temen-temen yang sedang belajar mencoba mencari solusi
      terimakasih

  • lolwhat

    Saya tau publikasi ini cuma hanya sekedar menaikkan rating di penilaian PKM kan? Ayolah UNAIR, jangan mengorbankan nama besarmu hanya demi rating PKM. Menristekdikti kenapa juga dilolosin sih ni PKM? Saya baca judulnya saja sudah geleng-geleng :((

  • Will

    Hasil kuliah di UNAIR malah jadi kaya gini? Cuma jadi badut pseudoscience?

    • Bening Bening

      Jika anda percaya bhw Tuhan adalah maha pencipta, maka semestinya energi Jg bisa diciptakan. Suatu waktu boleh saja ada penemuan baru. Soal hukum kekekaln energi dn hkm termodinamika suatu waktu bisa saja tumbang.

  • Rioo

    Generator magnet atau pembangkit listrik tenaga magnet pertama kali diciptakan oleh Nikola Tesla awal 1900. Tidak ada sesuatu yg baru dari alat ini. Mereka hanya duplikasi

    • alvqusa

      ngerti prinsip dasar fisika ga sih? korban pseudoscience yutub

  • Prince Abdurrahman

    Wah prinsip dinamo kasih travo. Atau ndak kalau berhasil saya salut dengan rekan mahasiswa dan dosen pembimbingnya bukan univnya.

  • Akhmad Setya Budy

    Numpang nanya
    F=Bil
    Jika B>1
    dan B berasal dari magnet permanen
    1.Apakah itu bisa danggap penguatan gaya
    2.Besarnya B akan mempengaruhi hambatan dinamis sebuah motor listrik dg permanen magnet yg makin besar…
    Yg selanjutnya memerlukan Tegangan… Lalu daya yg juga meningkat secara linier pula???

  • Akhmad Setya Budy

    Apakah benar jika pada sebuah generator dg permanen magnet kemudian diantara rotor dan stator diletakkan sebuah plate yg berfungsi sbh magnet shielding,
    Kemudian generator tsb di fungsikan dg cara
    Stator dan rotor diam, dan saling berhadapan dlm jarak dekat dg sedikit celah anatara keduanya
    Sedanh plate bergerak dicelah tsb, membuka dan menutupi medan magnet shg terjadi perubahan medan magnet pd stator yg menghasilkan ggl induksi
    1.Apakah benar energi yg diperlukan untuk menggerakkan plate yg bertindak sbg magnetic shielding tsb lebih kecil energi nya dibandingkan energi yg dihasilkan
    2.apakah saat plate mendekati rotor dan stator maka plate akan ditarik
    3.APAKAH Plate saat akan menjauhi rotor dan stator akan lebih ringan karena kutub rotor akn sama (scara asumsi) dg kutub stator
    Mohon pencerahan atau tanggapan

  • Leo Luo

    sebenarnya sudah banyak yang beginian.. Namun banyak yang menganggap HOAX.. Pake Magnet Untuk Jalani Generatornya.. Dan ada pula yang menggunakan Generator Motor .. dan pake cara Cas Chambell..