startup
Salah satu peserta tim kompetisi bisnis pengusaha rintisan
ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone
image_pdfimage_print

UNAIR NEWS – Departemen Ekonomi Islam Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga menghelat The 3rd Islamic Economics Startup Acceleration Night. Acara Awarding Night, penutup rangkaian acara mata kuliah Kewirausahaan dan Bisnis Islam, digelar di Aula Fadjar Notenegoro digelar, Kamis (13/7).

Sebelum acara malam penghargaan dimulai, seluruh tim melakukan match-making. Sebanyak 31 tim bisnis kewirausahaan mengenalkan profil bisnis sekaligus omset yang telah dicapai selama satu semester. Tujuannya untuk menarik investor guna menanamkan modalnya.

Setiap tim akan melakukan presentasi di hadapan para investor. Nantinya, bisnis yang terpilih akan didanai oleh investor.

“Agenda rutin tahunan ini adalah malam apresiasi, evaluasi, sekaligus pengayaan mata kuliah kewirausahaan. Dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, kali ini akan ditekankan keberlanjutannya. Oleh karena itu, gelaran ini mengundang pihak eksternal yang dapat memberikan arahan dan masukan,” kata Noven Suprayogi, M.Si., Ak, dosen prodi Ekonomi Islam dalam sambutannya.

Hal serupa disampaikan Dr. Achsania Hendratmi, SE,, M.Si, selaku penanggung jawab mata kuliah kewirausahaan. Achsania berharap bisnis ini terus berlanjut kesempatan besar ini diharapkan dapat berlanjut mengingat bisnis di sektor riil adalah salah satu jalan menyejahterakan masyarakat.

“Jangan pernah takut untuk gagal. Berkali-kali gagal adalah mendekati kesuksesan. Ingatlah bahwa Rasulullah adalah pembisnis,” pesan Achsania kepada para mahasiswa.

Di akhir acara, peserta tim mengetahui nama-nama pemenang dalam kompetisi ini. Penghargaan Best Revenue disabet oleh tim Jawa Dwipa yang mengusung bisnis di bidang jasa tur wisata yang menawarkan berbagai paket, mulai dari liburan anak-anak hingga wisata religi. Sementara Best Start Up Pivot diraih oleh Mokari, yakni bisnis keciput beraneka rasa dari Mojokerto.

“Mokari layak mendapat penghargaan ini karena perjuangannya memutar bisnis yang dalam keadaan stuck. Sampai Ujian Tengah Semester saja masih mengumpulkan 300 ribu namun berkat kegigihan lima orang perempuan bolak-balik Surabaya ke Mojokerto akhirnya berhasil mengumpulkan Rp 15 juta,” jelas Achsania.

Sentra Ikan Bulak (SIB) Catering dinobatkan sebagai sociopreneur membantu memasarkan katering ibu-ibu Kenjeran berhasil mendapat Best Business Networking. Tentunya tidak terlepas peran kerja sama SIB Catering yang kuat dan memberi manfaat bagi masyarakat Kenjeran. Sedangkan, Best Product Innovaiton diperoleh Thug.Sub, sociopreneur memproduksi gethuk dengan varian rasa.

Penghargaan terakhir diberikan kepada Berkah Waqf sebagi Best First Round Financing. Nantinya, Berkah Waqf yang bergerak dalam bisnis pengumpulan dana investasi berbasis akad mudharabah mutlaqah akan mendapat kesempatan dibiayai oleh investor bernama Rizky Supriadi, SE., Ak., MBA selaku pimpinan Ikatan Alumni FEB UNAIR sekaligus Dirut PT. Graha Mukti Indah.

Penulis: Siti Nur Umami

Editor: Defrina Sukma S

ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone