pendidikan lingkungan
Antropolog asal Universitas Western Australia Prof. Lyn Parker memberikan kuliah tamu bertajuk “Creating Responsible Environmental Citizens through Education in Indonesia”, Senin (10/7).
ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone
image_pdfimage_print

UNAIR NEWS – Antropolog asal Universitas Western Australia Prof. Lyn Parker memberikan kuliah tamu bertajuk “Creating Responsible Environmental Citizens through Education in Indonesia”, Senin (10/7). Pemaparan kuliah tamu tersebut dilakukan di hadapan mahasiswa dan pengajar Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Airlangga.

Didampingi Wakil Dekan III FISIP Prof. Myrtati Dyah Artaria sebagai moderator, Prof. Lyn membahas tentang sisi edukasi dan lingkungan dari aspek antropologi. “Prof. Lyn akan membahas edukasi dari sisi antropologi. Bagaiman pentingnya menjaga lingkungan agar masyarakat tetap tinggal dengan nyaman di wilayah tersebut,” tutur Myrtati.

Pada kuliah tamu yang berlangsung lebih dari satu jam, Prof. Lyn mempresentasikan hasil penelitiannya selama di Indonesia. Risetnya tentang perilaku masyarakat Indonesia dan lingkungannya masih berjalan hingga kini.

Berdasarkan hasil observasi yang profesor asal Universitas Western Australia lakukan, Indonesia sudah memiliki banyak program demi mendukung terciptanya lingkungan yang bersih. Pada tingkat sekolah, misalnya, telahh diterapkan kegiatan ekstrakurikuler bidang lingkungan.

“Misalnya, lomba kebersihan lingkungan atau lomba yel-yel dan juga sudah banyak ekstrakurikuler di sekolah. Namun, semuanya itu belum bisa menyentuh bagian dalam pada diri manusianya karena perilakunya masih ada yang merusak alam. Selain itu, ada sebagian orang yang masih terlalu boros dalam penggunaan energi,” imbuh antropolog.

Selain memberikan kuliah tamu, Prof. Lyn juga bekerjasama dengan FISIP. Bentuknya, peneliti Universitas Western Australia itu akan memberikan pelatihan berupa penulisan jurnal kepada dosen dan mahasiswa FISIP.

“Nantinya kami akan kerjasama dalam waktu yang panjang. Tahun depan, kita akan melakukan penelitian dengan Prof. Lyn,” pungkas Myrtati.

Penulis: Akhmad Janni

Editor: Defrina Sukma S

ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone