android
DISKUSI Andita dan kawan-kawan yang akhirnya menemukan aplikasi aplikasi pedoman kalender tanam rumput laut yang berbasis android. (Foto: Dok PKM-KC)
ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone
image_pdfimage_print

UNAIR NEWS – Pada tahun 2016 lalu Indonesia termasuk salah satu produsen rumput laut terbesar di dunia. Salah satu jenis rumput laut yang mempunyai potensi besar untuk terus dikembangkan adalah Kappaphycus alvarezii. Keberhasilan produksi rumput laut itu ditentukan oleh penanamannya yang disesuaikan dengan musim dan cuaca.

Mahasiswa Fakultas Perikanan dan Kelautan (FPK) Universitas Airlangga yang terdiri dari Andita Dwi Prastya (2014), Shobrina Silmi Qori Tartila (2013), Yossy Kartikasari (2014), Ade Irmalia Harifa (2014), Aldo Lovely Arief Suyoso (2014), menggagas sebuah inovasi berupa aplikasi pedoman kalender tanam rumput laut yang berbasis android.

Aplikasi ini kini bisa diunduh secara gratis di google playstore dengan link: https://play.google.com/store/apps/details?id=com.ailynx.pekatala&hl=in

Dibawah bimbingan dosen mereka, Annur Ahadi Abdillah, S.Pi., M.Si., kreativitas mereka itu dituangkan dalam proposal Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) bidang Karsa Cipta (PKM-KC) dengan judul ”Pedoman Kalender Tanam Rumput Laut Berbasis Aplikasi Android (PEKA TALA)”.

Proposal PKM-KC ini berhasil lolos dari penilaian Dikti dan berhak memperoleh dana hibah pengembangan dalam program PKM dari Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) tahun 2016-2017.

Dijelaskan oleh Andita Dwi Prastya, selaku ketua tim PKM-KC ini, mengacu pada hasil penelitian tertulis dan data sekunder yang menyangkut musim, cuaca, serta kondisi kualitas perairan yang  sesuai untuk penanaman rumput laut.

android
TIM PKM-KC bersama dua petani pembudidaya rumput laut. (Foto: Dok PKM-KC)

PEKA TALA dikemas dalam bentuk prototype berupa likasi android, sehingga memudahkan untuk dijangkau dan digunakan oleh masyarakat secara umum, khususnya para petani atau pembudidaya rumput laut dalam menentukan waktu tanam rumput laut yang sesuai.

“Kami merancang sebuah prototype dengan konsep sesederhana dan seefisien mungkin, yang kami harapkan inovasi ini bermanfaat untuk banyak orang,” tandas Andita.

Jadi dengan aplikasi pedoman tanam rumput laut ini, diharapkan para pembudidaya dapat menentukan kapan waktu tanam yang sesuai dan terbaik, sehingga dapat meningkatkan produktivitas rumput laut, sehingga selanjutnya meningkatkan pendapatan pembudidaya rumput laut.

Selain itu juga dapat mendukung eksistensi Indonesia sebagai produsen terbesar rumput laut di dunia. ”Mari kita tingkatkan produktivitas rumput laut Indonesia,” ujar Andita. (*)

Editor: Bambang Bes

ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone