jalur mandiri
Ilustrasi UNAIR
ShareShare on Facebook6Tweet about this on Twitter0Email this to someone
image_pdfimage_print

UNAIR NEWS – Tepat pukul sebelas malam, Kamis (22/6), hasil seleksi penerimaan mahasiswa baru S-1 jalur Mandiri Universitas Airlangga akan diumumkan. Hasil seleksi tersebut diumumkan setelah 14.500 siswa mendaftarkan diri di jalur Mandiri hingga tanggal 16 Juni lalu.

“Bagi mahasiswa yang diterima, diharapkan segera untuk melakukan daftar ulang agar bisa segera diproses,” pesan Rektor UNAIR Prof. Dr. Mochammad Nasih.

Menambahkan keterangan Nasih, Wakil Rektor I bidang akademik dan kemahasiswaan Prof. Djoko Santoso, Ph.D, melanjutkan, bahwa kuota penerimaan mahasiswa baru S-1 jalur Mandiri sebanyak maksimal 30 persen dari total keseluruhan jumlah mahasiswa yang diterima pada tahun ajaran 2017/2018.

Sebelumnya, berdasarkan ketentuan dari pemerintah, kuota penerimaan mahasiswa baru jalur SNMPTN adalah minimal 30 persen, SBMPTN minimal 30 persen, dan Mandiri maksimal 30 persen.

Djoko menyampaikan, seleksi mahasiswa baru jalur Mandiri S-1 mempertimbangkan nilai sebagai faktor utama. Calon mahasiswa baru yang berhasil diterima melalui jalur Mandiri S-1 telah disaring berdasarkan nilai tes SBMPTN dan program studi yang dipilih.

Selain itu, pada tahun 2017, UNAIR memiliki kuota Bidikmisi sebanyak 1.050 orang. Jumlah tersebut telah diisi sebanyak 738 orang dengan rincian 457 calon mahasiswa baru jalur SNMPTN dan 281 jalur SBMPTN. Artinya, sebanyak 312 orang masih berpeluang untuk meraih beasiswa Bidikmisi dari seleksi penerimaan mahasiswa baru jenjang sarjana jalur Mandiri S-1 dan Diploma.

“Pada pendaftar Bidikmisi atau yang kurang mampu secara ekonomi akan dibebaskan biaya pendaftaran. Asalkan, mereka memiliki nomor pendaftar Bidikmisi,” sambung Wakil Rektor I.

Bagi peserta yang berhasil lolos pada seleksi jalur Mandiri S-1 namun mengundurkan diri, maka kuota tersebut akan diisi oleh peserta lain. Mekanismenya, kursi tersebut akan diisi oleh peserta yang tidak lolos yang posisi pemeringkatannya berada tepat di bawah peserta yang berhasil diterima.

Namun, Guru Besar Fakultas Kedokteran berharap agar hal tersebut tidak terjadi. “Bagi mahasiswa yang sudah diberi kesempatan lolos di jalur Mandiri S-1, harus bisa konsisten dengan niat awalnya,” tutur Djoko.

Untuk mengetahui hasil seleksi jalur Mandiri S-1, peserta bisa mengakses informasi tersebut melalui http://pengumuman.unair.ac.id. Sedangkan, untuk mekanisme registrasi ulang yang baru dilaksanakan mulai 10 Juli mendatang, masyarakat bisa mengakses informasi tersebut di laman resmi Pusat Penerimaan Mahasiswa Baru http://ppmb.unair.ac.id.

Penulis: Helmy Rafsanjani

Editor: Defrina Sukma S

ShareShare on Facebook6Tweet about this on Twitter0Email this to someone