banyuwangi
PEMATERI, panitia, dan beberapa peserta diabadikan bersama seusai “Alumni Sharing Session”, Sabtu (20/5). (Foto: Hodimatum Mahiroh)
ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone
image_pdfimage_print

‘Sharing Session’ Rekatkan Sivitas FKM Banyuwangi dengan Alumni

UNAIR NEWS – ”Nikah, Kerja, atau S2?”. Sebuah tema yang unik ini diusungkan oleh Divisi Career Preparation Himpunan Mahasiswa Prodi S1 Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga PSDKU (Pusat Studi Diluar Kantor Utama) di Banyuwangi, dalam acara Alumni Sharing Session, Sabtu (20/5) kemarin di Banyuwangi.

Menurut Ayu Fitri Lestari, Koordinator Divisi Career Preparation, kegiatan ini bertujuan untuk mempersiapkan karir mahasiswa setelah lulus S1. Kegiatan ini merupakan modifikasi dari kegitan Kuliah Alumni tahun 2016 lalu. Perbedaannya, tahun ini dikemas lebih meriah dan lebih menarik. Pemateri yang dihadirkan juga alumni yang masih muda, sehingga masih fresh dan bisa membangkitkan semangat bagi peserta.

”Karena itu kami mengusung tema ‘Nikah, Kerja atau S2?’. Ini untuk membantu menjawab kegalauan dari mahasiswa pasca kuliah S1,” lanjut Ayu Fitri.

Diantara pemateri yang dihadirkan, Nurmalasari, S.KM., alumni FKM UNAIR angkatan 2010, merupakan anggota relawan Pencerah Nusantara. Dalam presentasinya terkait materi tentang ”Nikah dan S2” mengatakan, bahwa setiap pilihan pasti ada risikonya, akan tetapi apabila tidak pernah mencoba maka akan ada pintu kesempatan yang terlewat dibaliknya.

Satu lagi pemateri yang dihadirkan adalah Khairul Helmi, S.KM., alumni FKM yang kini menjadi seorang wirausahawan. Dalam Acara ‘Alumni Sharing Session kemarin, Khairul memaparkan materi bertema “Kerja”.

Dalam pelaksanaan kegiatan ini, pihak panitia bekerjasama dengan BPJS, Dinas Pendidikan, Dinas Pendapatan Pemkab Banyuwangi, PT Yakult dan beberapa pendukung lainnya. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Amir Hidayat, perwakilan dari Bappeda (Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah) Kabupaten Banyuwangi. Menurut penilaian Amir Hidayat, kegiatan ini sangat bermanfaat.

”Saya cukup tersentuh ketika mahasiswa mampu mempersiapkan sejak dini apa yang diinginkannya. Jadi bermimpi saja tidak cukup, untuk itu butuh perencanaan yang matang,” kata Amir Hidayat. (*)

Penulis: Siti Mufaida

Editor: Bambang Bes

ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone
mm
Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).