HARYANTO Basoeni, Ketua Umum IKA-UA periode 2017-2021 ketika melantik jajaran pengurus (lengkap) PP IKA-UA yang dipimpinnya. (Foto: Bambang Bes)
ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone
image_pdfimage_print

UNAIR NEWS – Ketua Umum Pimpinan Pusat Ikatan Alumni Universitas Airlangga (PP IKA-UA) Drs. Ec. Haryanto Basoeni, melantik pengurus PP IKA-UA periode 2017-2021 secara lengkap, Sabtu (20/5) malam. Dalam acara yang dilaksanakan di Aula Garuda Mukti Lt-5 Gedung Rektorat UNAIR itu, dihadiri Rektor UNAIR Prof. Dr. Mohammad Nasih, SE., MT., Ak., CMA.

Bahkan dalam rapat pleno perdana PP IKA-UA yang dilaksanakan seusai pelantikan, juga hadir dua tokoh alumni yang menjabat sebagai Dewan Pertimbangan, yaitu Menteri PAN-RB Dr. Asman Abnur, SE., M.Si., dan Gubernur Jawa Timur Dr. H. Soekarwo, SH., MH.

Dr. Asman Abnur merupakan satu dari lima pejabat setingkat menteri yang duduk sebagai Dewan Pertimbangan PP IKA-UA. Keempat lainnya adalah Ketua Mahkamah Agung RI Prof. Dr. H.M. Hatta Ali, SH, MH (alumni FH-UA) dan Ketua Umum IKA-UA periode 2012-2017, Menteri ESDM Ignasius Jonan, SE (alumni FEB), Menteri Sosial Dra. Hj. Khofifah Indar Parawansa (alumni FISIP UNAIR), dan Mendikbud Prof. Dr. Muhadjir Effendy, MAP (alumni Sekolah Pascasarjana UNAIR).

Suksesnya perhelatan pelantikan ini merupakan puncak dari rangkaian reorganisasi PP IKA-UA. Diawali sejak Kongres IX, 15 April lalu, kemudian formatur hasil Kongres mengumumkan susunan pengurus PP IKA-UA pada 10 Mei 2017.

Ketua PP IKA-UA Haryanto Basoeni, dalam sambutannya mengakui bahwa tubuh kepengurusannya ini “super jumbo”, terdapat 137 personil terbaik alumni UNAIR. Hal itu karena tugas kedepan kita juga berat. Karena itu dengan validasi organisasi dan kebersamaan diantara alumni, IKA-UA siap bermitra, membantu, dan mendukung langkah dan program yang dilaksanakan almamater UNAIR.

”Kami telah menyatukan tekad untuk membantu menuntaskan tugas almamater yang sudah berada pada rel yang benar untuk senantiasa memberi manfaat kepada bangsa dan negara,” tandasnya.

Haryanto juga mengajak sejawat alumni untuk terus menjaga kekompakan, kebersatuan, dan kordinasi dalam setiap melaksanakan kegiatan. Apalagi UNAIR telah dipercaya pemerintah untuk menjadi perguruan tinggi 500 terbaik dunia. Ini merupakan tugas yang berat sehingga kita semua sebagai alumninya harus mendukungnya.

Sementara Rektor UNAIR Prof. M. Nasih, dalam sambutannya mengatakan, lembaga ini (UNAIR) betapa pun telah mengantarkan para alumni hingga berada disini (professi masing-masing – red). Intinya, almamater dan para guru-guru di lembaga ini telah memberikan modal yang sangat berharga dalam kehidupan para alumni. Para guru sudah merelakan waktunya untuk mendidik dan memberikan bekal berharga kepada para alumni, yang bila mereka (para guru – red) berkiprah diluar UNAIR, mungkin sudah menjadi pejabat-pejabat tinggi negara.

Menurut Rektor, guru sudah mengukir dan memberikan modal yang sangat strategis kepada mahasiswanya yang sekarang menjadi alumni. Karena itu sudah saatnya alumni juga membalas jasa kepada almamater tercinta dan tidak lagi menjadi beban dosen dan almamater.

”Guru dan almamater tidak berharap return finansial ini-itu, hanya berharap alumni menjadi orang-orang yang berpengaruh dan berguna bagi almamater, yakni memberikan nama yang terbaik sebagai balas budi dan balas jasa kepada almamater. Kibarkan bendera almamater di seluruh penjuru dunia,” kata Pak Rektor.

Dalam sambutannya juga, Dewan Pertimbangan PP IKA-UA Dr. Asman Abnur, SE., M.Si,m yang juga Menteri PAN-RB, bahwa Kementerian yang dipimpinnya bersama Kemenristekdikti telah sepakat untuk mendorong sebelas perguruan tinggi terbaik di Indonesia agar mampu berkompetisi secara internasional.

”Dan, salah diantara sebelas perguruan tinggi terbaik di Indonesia itu adalah UNAIR,” kata Menteri Penertiban Aparatur Negara dan Revormasi Birokrasi ini.

Bahkan kedua kementerian tersebut, saat ini juga sedang mendesain secara kelembagaan dan organisasinya, dengan tujuan agar nanti perguruan tinggi kita tidak kalah dengan kelembagaan dan organisasi pada perguruan tinggi yang berkelas dunia itu. Dan Dr. Asman Abnur, alumni S2 dan S3 Pascasarjana UNAIR yakin bahwa Universitas Airlangga mampu melaksanakan tugas tersebut.

MENTERI PAN dan RB, Dr. Asman Abnur ketika hadir dalam Pelantikan IKA-UA dan memberikan sambutannya. (Foto: Bambang Bes)

Malam itu Ketua PP IKA-UA juga mengumumkan seratusan alumni yang menduduki tugas pada sepuluh departemen, dimana lima diantaranya merupakan departemen baru, yaitu Dept. Kajian Keilmuan Strategis dan Kebijakan Publik, Dept. Kajian Internasional dan Pendayagunaan Alumni Global, Dept. Usaha Kreatif dan Penggalangan Dana, Dept. Kemitraan dan Hubungan Antar Lembaga, dan Dept. Pengembangan dan Kerjasama Almamater.

Sedangkan lima departemen yang selama ini sudah ada adalah: Dept. Pengembangan Organisasi Alumni, Dept. Pengabdian Masyarakat dan Tanggap Bencana, Dept. Pemberdayaan dan Pengembangan Karir Alumni, Dept. Publikasi, Dokumentasi dan Humas, serta Dept. Jejaring dan Data Base Alumni. Diantara departemen malam itu juga ada yang langsung mengadakan pertemuan dengan wakil ketua sebagai koordinator departemen. (*)

Penulis: Bambang Bes

ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone
mm
Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).