PWI Jatim
Rektor UNAIR (tengah) usai pertemuan bersama PWI Jatim. (Foto: Helmy Rafsanjani)
ShareShare on FacebookTweet about this on TwitterEmail this to someone
image_pdfimage_print

UNAIR NEWS – Bank Mayapada memberikan beasiswa kepada sepuluh wartawan untuk mengikuti pendidikan jenjang magister (S2) di Universitas Airlangga. Penyelenggaraan beasiswa ini bekerjasama dengan organisasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur.

Bidang studi yang diberikan yaitu Media dan Komunikasi, Politik, PSDM, dan Magister Manajemen. Beasiswa ini diberikan kepada wartawan dari berbagai media, baik cetak, televisi, maupun online.

Kesepakatan pemberian beasiswa dihadiri oleh Rektor UNAIR Prof Nasih, Sekretaris UNAIR Koko Srimulyo, dan para pengurus PWI, Kamis (18/5), di Ruang Rektor. Pemberian beasiswa ini diberikan untuk program dua tahun, yakni tahun ajaran 2017/2018 hingga 2018/2019.

“Kami mensinergikan semangat PWI untuk berupaya meningkatkan kemampuan wawasan akademik. Tujuannya, agar bisa meningkatkan kompetensi wartawan. Ketika pengetahuan makin luas, kami berharap kopetensi wartawan semakin bagus,” ujar Akhmad Munir, Kepala Biro ANTARA yang tergabung dalam kepengurusan PWI Jatim.

BACA JUGA:  Berorganisasi Memperbesar Peluang Dapat Beasiswa

Munir menambahkan, beasiswa program magister ini diharapkan bisa memberikan kontribusi bagi wartawan agar turut meningkatkan profesionalismenya.

Dalam kesempatan ini, Prof Nasih mengatakan agar wartawan yang mendapat beasiswa tetap menjalani profesi kewartawanannya usai lulus nanti. Sehingga, mereka dapat berkontribusi membangun produk media massa yang berkualitas.

“Dengan pemberian beasiswa ini, akan diperoleh SDM yang berkualitas dari kalangan wartawan. Kalau sudah lulus tetap berkomitmen jadi wartawan saja. Sehingga dunia media diisi oleh orang-orang yang mumpuni di bidang pengetahuan. Selain itu, produk media masa semakin berkualitas,” ujar Prof Nasih.

Sementara itu Koko Srimulyo menambahkan, dalam pelaksanaan perkuliahan nantinya tidak ada perlakuan khusus yang diberikan kepada wartawan. Semua mahasiswa akan diperlakukan sama.

“Tidak ada perlakuan khusus terhadap wartawan. Dalam perkuliahan nantinya, wartawan juga diperlakukan sama dengan mahasiswa yang lain,” ujar Koko.

Penulis: Binti QM

ShareShare on FacebookTweet about this on TwitterEmail this to someone