sertifikat dosen
Para pengajar yang berhasil mendapatkan sertifikat dosen. (Foto: Binti Q. Masruroh)
ShareShare on Facebook128Tweet about this on Twitter0Email this to someone
image_pdfimage_print

UNAIR NEWS – Sebanyak 16 dosen Universitas Airlangga dari beragam fakultas secara resmi memperoleh sertifikat dosen, Rabu (19/4). Sertifikat dosen diberikan oleh Rektor UNAIR, Prof. Dr. Mohammad Nasih, di ruang kerjanya, Kantor Manajemen, Kampus C UNAIR.

Nasih mengatakan, sertifikat yang telah diberikan menandai bertambahnya tugas dan beban dosen. Diharapkan, para dosen semakin meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat.

“Anda semua dosen, bukan hanya guru. Dosen tidak cukup hanya asyik dengan bidang pengajaran dan perkuliahan. Namun, Anda harus mengabdikan diri untuk penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Ini bukan hanya kepentingan personal tapi kepentingan institusi,” ujar Nasih.

Pada kesempatan ini rektor juga berpesan kepada seluruh dosen agar selalu mengedepankan etika profesi dalam bertugas. Tantangan dosen pun bukan hanya menjaga nama baik pribadi, tetapi juga institusi.

“Etika profesi sebagai seorang dosen perlu diperhatikan. Kepatuhan terhadap hukum dan nilai-nilai moralitas harus dijunjung tinggi,” tegasnya.

Sementara itu, Direktur Sumberdaya Manusia UNAIR Dr. Purnawan Basundoro mengatakan, dosen yang tersertifikasi pada tahun 2016 berjumlah 55 dosen. Hingga kini, dosen UNAIR yang telah tersertifikasi berjumlah 1.387, dari keseluruhan dosen sebanyak 1.895.

“Sebagai dosen profesional, mereka harus melaksanakan tiga tugas utama yaitu mengajar, penelitian, dan pengmas. Yang paling penting, hasil penelitian mereka harus bisa dimuat di jurnal internasional bereputasi. Harapannya, mereka bisa memposisikan diri sebagai dosen profesional,” ujar Purnawan.

Purnawan menambahkan, keseluruhan dosen yang mendapatkan sertifikasi telah melalui serangkaian proses sertifikasi dosen. Seperti tes kemampuan berbahasa Inggris, tes potensi akademik, dan berbagai tes lainnya. Mereka juga telah melalui tes eksplorasi potensi diri. (*)

Penulis: Binti Q. Masruroh

Editor: Defrina Sukma S

ShareShare on Facebook128Tweet about this on Twitter0Email this to someone