Seleksi Internal Pegawai Tetap Non PNS UNAIR di Airlangga Convention Center Rabu (15/3)
ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone
image_pdfimage_print

UNAIR NEWS – Sebanyak 960 peserta menjalani tes tulis sebagai rangkaian dari rekrutmen tenaga tetap non Pegawai Negeri Sipil (PNS) Universitas Airlangga, Rabu (15/3). Tes tulis berlangsung secara serentak di Airlangga Convention Center (ACC) dengan materi seputar wawasan ke-UNAIR-an.

Seleksi internal ini mengacu pada Peraturan Rektor mengenai pegawai tetap non PNS yang dilucurkan pada tahun 2016 silam. Seleksi diadakan dalam rangka memantabkan peran sebagai pegawai dan memperjelas status. Rekruitmen internal ini menjadi seleksi terbesar dalam sejarah UNAIR.

Direktur Sumber Daya Manusia UNAIR Dr. Purnawan Basundoro, S.S., M.Hum mengatakan, dengan diadakannya rekrutmen pegawai tetap non PNS, akan membawa kejelasan bagi peningkatan karir tenaga kependidikan di UNAIR.

“Dengan adanya tes semacam ini, jabatan tenaga kependidikan bisa disesuaikan dengan jabatan PNS. Tentunya akan membawa kejelasan pada peningkatan karir,” ucap Purnawan.

Terlaksananya seleksi internal UNAIR betujuan untuk menata administrasi kepegawaian dan bisa memperoleh SDM yang memiliki kualifikasi dalam mendukung UNAIR menjadi universitas kelas dunia.

“Yang tidak di terima akan diberi kesempatan selama dua tahun untuk mengabdi. Tentunya akan kembali diberi kesempatan,” ujar dosen Departemen Ilmu Sejarah ini.

Sementara itu, Fadli Ama ST., M.T., selaku Kasubdit Pengembangan SDM mengatakan, jika seluruh peserta yang mengikuti tes masuk kualifikasi yang telah ditentukan, tidak menutup kemungkinan bisa lolos secara keseluruhan.

“Tidak menutup kemungkinan dari 960 peserta yang ikut tes, jika SDM ini bagus, akan diangkat sebagai pegawai tetap non PNS UNAIR,” ujarnya.

Peserta yang mengikuti tes tulis ini adalah mereka yang telah melewati seleksi administratif. Dari jumlah peserta yang masuk mendaftar sebanyak 965, ada 960 yang lolos. Peserta yang lolos tes akan kembali mengikuti seleksi psikotes dan wawancara.

“Sesuai dengan Peraturan Rektor yang berlaku, akan dilakukan penetapan untuk 2 tahun selanjutnya. Bila diterima maka akan ada evaluasi terhadap kondisi kepegawaian. Peserta yang diterima akan melewati tahap evaluasi maksimal 2 tahun dan akan menjadi penentu dijadikan pegawai tetap atau dikembalikan pada pegawai tidak tetap,” ucap Fadli. (*)

Penulis: Helmy Rafsanjani
Editor: Binti Q. Masruroh

ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone
mm
Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).