134 Proposal PKM UNAIR Lolos Seleksi Pendanaan

UNAIR NEWS – Sebanyak 134 judul proposal Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Universitas Airlangga (UNAIR) berhasil lolos seleksi pendanaan oleh Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi. Hasil seleksi itu diumumkan melalui laman Kemenristekdikti pada Kamis (9/3).

Menanggapi hasil seleksi tersebut, Direktur Kemahasiswaan UNAIR Dr. M. Hadi Subhan mengaku senang. Hadi mengatakan, jumlah judul proposal PKM UNAIR yang lolos seleksi pendanaan berada di posisi keempat tertinggi se-Indonesia. Sedangkan, total proposal yang telah dikirimkan mahasiswa UNAIR adalah 1.360 judul.

“Kalau UNAIR tahun lalu 167 proposal yang lolos, sementara tahun ini 134. Memang tren proposal (dari masing-masing perguruan tinggi) yang lolos seleksi tahun ini menurun. Tapi, kalau secara posisi kita naik dua peringkat proposal berdasaarkan hasil seleksi pendanaan,” tutur Hadi.

Dari 134 judul proposal PKM yang lolos, rinciannya adalah 43 judul PKM Kewirausahaan, 18 PKM Karsa Cipta, 22 PKM Pengabdian kepada Masyarakat, 41 PKM Penelitian Eksakta, 9 PKM Penelitian Sosial Humaniora dan Terapan, dan 1 PKM Teknologi.

Setelah dinyatakan lolos seleksi, Hadi meminta mahasiswa peserta PKM untuk mematangkan topik penelitian yang dibahas. Selain itu, ia menganjurkan mahasiswa untuk mencermati ketentuan penulisan PKM seperti yang ditentukan oleh Kemenristekdikti.

“Tentu harus mengikuti pedoman dan panduan PIMNAS. Ketentuan-ketentuan teknis yang sifatnya harus dipenuhi, seperti misalnya format pengesahan harus sesuai dengan yang ditentukan. Pengesahnya harus oleh Direktur Kemahasiswaan. Proposal juga harus menggunakan font Times New Roman ukuran 12,” imbuh Hadi.

Agar jumlah proposal PKM yang lolos ke PIMNAS semakin banyak, pihak Direktorat Kemahasiswaan UNAIR akan melakukan empat hal untuk mencapai target tersebut. Pertama, konsolidasi internal. Kedua, pihak UNAIR akan menalangi dana penelitian apabila dana dari Dikti telat cair. Ketiga, melakukan monitoring dan evaluasi (monev) oleh pihak internal sebanyak tiga kali sebelum ke melaju ke monev eksternal. Keempat, pembinaan khusus yang melibatkan ahli di masing-masing bidang PKM.

Rencananya, monev internal akan dilaksanakan pada bulan Maret dan April. Sedangkan, monev eksternal akan dilakukan pada bulan Mei dan Juni. Sedangkan, pelaksanaan PIMNAS ke-30 kali ini rencananya akan diselenggarakan pada bulan Agustus di Makassar, Sulawesi Selatan.

Tahun 2017 ini, pihaknya menargetkan akan memboyong piala kemenangan Adhikarta Kertawidya. Sebelumnya, tahun 2016, UNAIR meraih juara III pada PIMNAS ke-29 di Institut Pertanian Bogor. Dalam PIMNAS ke-29 itu, tim UNAIR berhasil merebut 8 medali emas, 3 medali perak, dan 1 medali perunggu.

Penulis : Defrina Sukma S

Editor    : Nuri Hermawan