pil kb untuk pria hilirisasi
Pertemuan antara Rektor UNAIR dan Direktur Utama PT. Hansen Laboratories untuk menandatangani nota kesepahaman hilirisasi pil KB untuk pria, Rabu (8/3). (Foto: Helmy Rafsanjani)
ShareShare on Facebook3.1kTweet about this on Twitter0Email this to someone
image_pdfimage_print

UNAIR NEWS – Setelah menunggu kurang lebih lima tahun untuk hilirisasi, produk pil keluarga berencana (KB) untuk pria dari ekstrak tumbuhan Gandarusa (Justicia gendarussa) menemukan jawabannya. Temuan dari tim peneliti Universitas Airlangga itu akan dihilirisasi oleh PT. Harsen Laboratories. Kesepakatan itu tertuang dalam nota kesepahaman yang ditandatangani kedua belah pihak pada Rabu, (8/3), di Kantor Manajemen, UNAIR.

“Satu dari ratusan produk milik peneliti UNAIR siap hilirisasi dan dikomersialkan. Mimpi pil KB untuk pria agar dikomersilkan segera terwujud,” ujar Rektor UNAIR Prof. Dr. M. Nasih, S.E., M.T., Ak.

Penandatanganan nota kesepahaman ini dilakukan oleh Rektor UNAIR dan Direktur Utama PT. Harsen Laboratories Haryoseno. Penandatanganan itu disaksikan langsung oleh Direktur Pengembangan Teknologi Industri Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, Dr. Eng, Hotmatua Daulay, M.Eng. Hotmatua menyambut baik kerjasama antara PT Harsen Laboratories dan UNAIR tersebut.

“Kami dari Kemenristekdikti sejatinya senang dengan adanya kegiatan semacam ini. Selamat kepada UNAIR atas hilirisasi ini,” terang Hotmatua.

Haryoseno selaku Dirut mengaku bangga ketika pihaknya ditunjuk untuk memproduksi pil dari ekstrak gandarusa ini. Pasalnya, pil KB untuk pria baru pertama kali ada di dunia. Menurutnya, ini adalah terobosan penting untuk diketahui dunia.

“Kita ketahui bersama pertumbuhan penduduk di dunia semakin tinggi. Ini sungguh terobosan penting untuk diketahui dunia. Karena pria juga punya andil untuk program Keluarga Berencana (KB). Kami berharap proyek ini secepatnya bisa kita kerjakan,” tegas Haryoseno.

Ia juga berharap, dengan adanya pil KB untuk pria ini, kesejahteraan masyarakat yang diprogram melalui KB yang dicita-citakan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) akan sukses terwujud.

Segera Dikomersilkan

Paling lama dalam satu setengah tahun ke depan, produk akan siap dipasarkan. Hal awal yang akan dilakukan adalah mendapatkan ijin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

“Nanti akan dipasarkan langsung ke Indonesia dan seluruh dunia. Ini pertama kali di dunia, belum ada sebelumnya. Sangat membanggakan bagi UNAIR, khususnya Indonesia,” kata Haryoseno.

Wakil Rektor IV UNAIR Junaidi Khotib, Ph.D, mengatakan, penelitian ini akan mengubah paradigma sebelumnya tentang KB yang hanya dilakukan oleh perempuan.

“Jadi ini paradigma baru. Kalau dulu yang dapat intervensi KB adalah para wanita, sekarang ini para pria juga bisa terlibat. Bagaimana penelitian ini akan mengubah paradigma itu, sehingga para pria yang melakukan KB,” ujar Wakil Rektor Bidang Kerjasama dan Bisnis itu.

Pil KB untuk pria temuan Guru Besar bidang Farmakognosi dan Fitokimia Fakultas Farmasi Prof. Dr. Bambang Prajogo, M.S., ini tidak memiliki efek samping. Justru, melalui uji klinik yang telah dilakukan, pria akan mendapatkan manfaat lain setelah mengkonsumsi obat ini. Seperti kebugaran dan meningkatkan stamina.

Selain dihadiri pimpinan UNAIR dan PT Harsen Laboratories, tim dari BKKBN juga turut datang menyaksikan penandatanganan nota kesepahaman. Rencananya, BKKBN akan membeli pil KB untuk pria dan dimanfaatkan untuk mensukseskan program KB di Indonesia. (*)

Penulis: Binti Q. Masruroh

Editor: Defrina Sukma S

ShareShare on Facebook3.1kTweet about this on Twitter0Email this to someone