FISIP Ajak Sivitas Tingkatkan Kualitas Penelitian

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
fisip kualitas penelitian
Pelatihan bertema “Strategi Peningkatan Kualitas Penelitian di Perguruan Tinggi” di FISIP UNAIR, Senin (6/3). (Foto: Istimewa)

UNAIR NEWS –  Dalam rangka mendorong kuantitas dan kualitas penelitian oleh para dosen, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Airlangga menyelenggarakan kegiatan pelatihan penelitian, Senin (6/3). Kegiatan yang diikuti oleh para pengajar, mahasiswa jenjang master dan doktor itu dilangsungkan di Aula Adi Sukadana FISIP UNAIR.

Sebanyak dua pembicara asal Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi hadir dalam acara pelatihan bertema “Strategi Peningkatan Kualitas Penelitian di Perguruan Tinggi”. Keduanya adalah Kepala Subdirektorat Riset Terapan Dra. Desmelita, M.Sc., dan Kepala Subdirektorat Peningkatan Kapasitas Riset Dr. Mustangimah. Acara tersebut dimoderatori oleh Guru Besar Sosiologi Gender FISIP UNAIR Prof. Dr. Emy Susanti, MA.

Dalam sambutannya, Wakil Dekan I FISIP Prof. Dr. Budi Prasetyo, M.Si., menyampaikan bahwa pelatihan ini bertujuan untuk mengembangkan dan meningkatkan kualitas riset. “Tujuannya, agar para akademisi dan mahasiswa yang wajib melakukan publikasi ke jurnal bereputasi dan terakreditasi ini aktif melakukan penelitian baik di taraf nasional maupun internasional,” tutur Budi.

Pelatihan tersebut menyinggung tentang fokus rencana induk riset nasional tahun 2015-2040. Dalam agenda riset nasional (ARN), terdapat sepuluh bidang penelitian. Salah satunya adalah kelompok sosial dan humaniora.

Desmelita menyampaikan, bahwa tujuan penelitian adalah untuk membangun peradaban, mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi, dan mencari solusi atas permasalahan. “Penelitian juga akan meningkatkan daya saing sumber daya manusia sekaligus mendidik para calon ilmuwan. Dengan penelitian, kita meneruskan estafet tradisi ilmiah kepada para penerus,” tutur Desmelita.

Kelompok keilmuan sosial humaniora erat kaitannya dengan kelompok penelitian yang lain. Sayangnya, menurut Desmelita, penelitian di bidang sosial humaniora belum berhasil mengeksplor permasalahan. Diharapkan, pengajar aktif melakukan penelitian dan giat mempublikasi hasil risetnya.

Penulis: Defrina Sukma S

 

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu