Ilustrasi UNAIR NEWS
Ilustrasi UNAIR NEWS
image_pdfimage_print

UNAIR NEWS – Universitas Airlangga akan memberikan gelar doktor kehormatan kepada penerima nobel ekonomi tahun 2003, Prof. Robert F. Engle III, Senin (20/2), mendatang. Gelar doktor kehormatan diberikan oleh Rektor UNAIR dan disaksikan oleh Senat Akademik di Airlangga Convention Center.

Rektor UNAIR Prof. Dr. M. Nasih, S.E., M.T., Ak, mengatakan pemberian gelar doktor kehormatan merupakan bentuk apresiasi kepada Engle yang telah berkontribusi besar dalam pengembangan ilmu pengetahuan, khususnya di bidang ekonomi.

“Kita akan menganugerahkan gelar doktor kehormatan kepada Profosor Engle yang sudah berkontribusi terhadap pengembangan ilmu pengetahuan, khususnya metode yang bisa menyelamatkan negara untuk menghindari krisis ekonomi,” tutur Nasih ketika diwawancarai awak media, Jumat (17/2).

Metode yang dimaksud adalah volatilitas ekonomi yang dikembangkan oleh Engle dan rekannya Profesor Clive W.J. Granger dari Universitas California San Diego (UCSD). Dengan menggunakan metode volatilitas ekonomi, peneliti dan praktisi bisa melakukan prediksi terhadap keadaan ekonomi, khususnya keuangan, dan berdasarkan runtun waktu.

“Engle ini punya suatu model ekonomi berdasarkan runtun waktu yang bisa digunakan untuk memprediksi kondisi-kondisi yang terjadi pada masa yang akan datang, khususnya di bidang keuangan. Model ini sangat bermanfaat agar negara-negara bisa terhindar dari kemungkinan terjadinya krisis,” tutur Nasih.

Usai pemberian gelar doktor kehormatan, Engle akan memberikan kuliah tamu berjudul “The Prospects for Global Financial Stability” di hadapan 2.000 peserta di waktu dan tempat yang sama. Selain Engle, acara akan dihadiri oleh Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Muliaman D. Hadad, CEO Trans Corporation Chairul Tanjung, dan dipandu oleh jurnalis senior Desi Anwar.

BACA JUGA:  Lewat Workshop, Dorong Eksistensi Pusat Studi Wanita

Engle adalah penerima nobel ekonomi pada tahun 2003, sekaligus pengajar dan peneliti di Stern School of Business, Universitas New York (NYU). Ia merupakan anggota National Academy of Science dan Dewan Penasihat International Peace Foundation (IPF). Saat ini, Engle menjabat sebagai Direktur Institut Volatilitas Stern, NYU. Dia juga salah satu pendiri dan presiden dari The Society for Financial Econometrics (SoFiE), sebuah organisasi non-profit di NYU berskala global.

Kuliah umum dari para penerima nobel merupakan rangkaian acara The 6th ASEAN Event Series “Bridges Dialogue For A Cultural of Peace”. Acara rutin seperti ini diselenggarakan oleh IPF sejak 2003. Negara-negara yang pernah menjadi jujugan penyelenggaraan acara ini di antaranya Thailand, Filiphina, Malaysia, Kamboja, Vietnam, dan Singapura. Tahun 2017, Indonesia menjadi tempat pelaksanaan acara kuliah umum, salah satunya bertempat di UNAIR.

Penulis: Defrina Sukma S

Editor: Nuri Hermawan