Para pimpinan Universitas Airlangga menandatangani Kontrak Kinerja. (Foto: Alifian Sukma)
Para pimpinan Universitas Airlangga menandatangani Kontrak Kinerja. (Foto: Alifian Sukma)
ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone
image_pdfimage_print

UNAIR NEWS – Untuk mencapai target-target kinerja dalam setahun ke depan, pimpinan Universitas Airlangga menandatangani kontrak kinerja. Penandatanganan kontrak kinerja dilangsungkan di Aula Garuda Mukti, Kantor Manajemen UNAIR, Senin (6/2).

Prosesi penandatanganan kontrak kinerja dihadiri oleh Rektor dan keempat wakilnya, para pimpinan unit kerja di lingkungan universitas, dekanat, ketua departemen, koordinator program studi, dan para kepala bagian dan sub-bagian.

Rektor UNAIR Prof. Dr. M. Nasih, S.E., M.T., Ak, mengatakan, pihaknya ingin menjaga komitmen bersama demi peningkatan reputasi UNAIR. Komitmen peningkatan reputasi itu dikemas dalam tema “Meningkatkan Posisi UNAIR melalui Riset yang Inovatif dan Bermanfaat bagi Kehidupan Berbangsa”.

“Tahun 2016, kita sudah memiliki capaian-capaian yang luar biasa. Kita ingin di tahun-tahun berikutnya, bisa meningkatkan capaian-capaian kita,” tutur Nasih.

Peningkatan reputasi dapat dicapai melalui beragam aspek yakni indeks kepuasan stakeholder, persentase lulusan, angka evaluasi edukasi, penerimaan mahasiswa baru, akreditasi prodi, jumlah eksposur positif fakultas, rasio dosen dan mahasiswa, jumlah publikasi penelitian, dosen tamu, dosen, jumlah dosen berpendidikan doktor, jumlah profesor, jumlah mahasiswa internasional, jumlah mahasiswa yang mengikuti mobilitas akademik, jumlah staf yang mengikuti mobilitas akademik, dan serapan anggaran.

Sebelum penandatanganan berlangsung, setiap dekan diminta untuk mempresentasikan kontrak kinerja masing-masing. Contohnya, sivitas akademika Fakultas Kedokteran ditarget untuk menghasilkan 345 penelitian yang terpublikasi di jurnal nasional terakreditasi, internasional non terindeks Scopus, dan terindeks Scopus.

Dekan FK, Prof. Soetojo, Sp.U., mengatakan target publikasi yang dibebankan padanya meningkat dari tahun ke tahun. Pada tahun 2016, peneliti FK mempublikasikan penelitian di jurnal nasional setidaknya 129 di jurnal nasional terakreditasi, dan terindeks Scopus.

“Untuk mencapai target tersebut, kita gerakkan semua aspek. Mulai dari para dosen, mahasiswa S-1, S-2, dan S-3. Mahasiswa S-3 malah diwajibkan ke jurnal internasional,” tutur Soetojo.

Di bidang penerimaan mahasiswa baru, guna meningkatkan diversitas, Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Dr. Drs. Falih Suaedi, M.Si., mengajak para mahasiswanya yang berasal dari wilayah Indonesia bagian timur untuk mengadakan sosialisasi mengenai UNAIR dan FISIP.

“Dalam satu tahun ini, kita ada empat kegiatan sosialisasi ke Indonesia wilayah timur. Kita bisa mengkomunikasikan beberapa afirmasi yang didukung oleh universitas. Jadi, putra-putra di Indonesia timur akan kita berikan ruang. Kita sendiri akan lebih proaktif berkunjung ke wilayah di antaranya Gorontalo dan Ambon,” tutur Falih.

Usai pemaparan, acara ditutup dengan penandatanganan kontrak kinerja dengan setiap pimpinan unit kerja. Diharapkan, dengan penandatanganan kontrak kinerja, sivitas akademika semakin bersinergi dalam mencapai target yang ditetapkan.

Penulis: Defrina Sukma S
Editor: Nuri Hermawan

ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone