Sadar Begitu Penting, Profesor Ekonomi Dalami Ilmu Akuntansi Syariah

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Prof. Tjiptohadi Sawarjuwono, Drs., M.Ec., Ph.D, CPA. CA, pakar Akuntansi Perilaku dan Syariah UNAIR. (Foto: Binti Q. Masruroh)

UNAIR NEWS – Sejak studi magister dan doktoral di Australia, pakar akuntansi Prof. Tjiptohadi Sawarjuwono, Drs., M.Ec., Ph.D, CPA. CA, mulai gemar berbicara tentang keislaman. Dari situ, profesor Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga itu memfokuskan bidang kajiannya pada Akuntansi Perilaku, khususnya yang terkait dengan syariah.

Tjipto, sapaan akrabnya, banyak menulis tentang perilaku masyarakat berkaitan dengan akuntansi. Sebab saat ini, akuntansi bukan sekadar tentang catat mencatat, tetapi niatan untuk melakukannya pun jadi bagian dalam akuntansi. Bukan hanya itu, proses perkembangan pendidikan akuntansi pun dapat dikelompokkan sebagai bagian dari makna akuntansi.

Seiring berjalannya waktu, hasil dari kegiatan akuntansi memengaruhi perilaku orang dalam mengambil kebijakan. Ia menulis buku “Aspek Perilaku Manusia dalam Praktik Akuntansi” yang diterbitkan oleh Pusat Penerbitan dan Percetakan UNAIR tahun 2012 silam.

Pada September 2016, Tjipto bersama kelompoknya, mendirikan Kompartemen Akuntan Syariah (KAS) di FEB, Universitas Hasannudin, Makassar. Sebab selama ini, para akuntan syariah tergabung dalam Forum Akuntansi Syariah dan hanya menjadi bagian dari Kompartemen Akuntan Pendidik, Ikatan Akuntan Indonesia (IAI). Alasannya, di masa mendatang sangat mungkin Akuntan Syariah akan memotori penerapan ajaran Islam di seluruh aspek kehidupan, khususnya semua hal yang terkait dengan akuntansi.

“Saya sangat menyadari, besar kemungkinan suatu saat akan muncul Akuntan Syariah yang akan memotori penerapan ajaran Islam dalam seluruh aspek kehidupan, khususnya semua hal yang terkait dengan akuntansi,” ujar profesor yang merampungkan studi doktoral di Universitas Wollongong, Australia, ini.

Tak kalah pentingnya, sejak dua tahun terakhir, Tjipto menjadi pemimpin pelaksana pelatihan para akuntan yang akan melatih perihal akuntansi untuk pejabat seluruh desa di Jawa Timur.

“Saya memberikan pelatihan kepada akuntan-akuntan (Training of Trainer, red) yang akan memberikan pelatihan kepada para pejabat desa. Pelatihan ini atas instruksi dan kerjasama langsung dengan Gubernur Jawa Timur, Soekarwo, melalui Badan Pendidikan dan Pelatihan Pemprov Jawa Timur,” ungkap dosen kelahiran Bandung.

Selain itu, ia juga dipercaya oleh Bupati Jember untuk membina petugas akuntan di Jember, untuk membantu proses pembukuan Pemerintah Kabupaten Jember. Termasuk juga membantu mengembangkan bisnis warung modern berjaringan dari sisi pembukuan sederhana.

Saat ini, selain menjalankan kewajiban mengajar kepada mahasiswa FEB UNAIR baik jenjang S-1, S-2 maupun S-3, Tjipto juga mengemban amanah sebagai Wakil Rektor I Universitas Internasional Semen Indonesia (UISI) Gresik, periode 2016-2019. Tahun 2015-2016, ia juga tercatat sebagai interviewer beasiswa Lembaga Penyandang Dana Pendidikan.

Terkait dengan program amnesti pajak yang baru-baru ini diwajibkan pemerintah untuk semua warga negara, Tjipto sangat setuju dengan program ini. Sebab, setiap orang harus menaati aturan yang dalam ajaran Islam disebutkan harus mematuhi ulil amri.

“Saya memiliki mimpi bisa mengajak masyarakat untuk senantiasa berjalan di atas langkah-langkah kebaikan. Mimpi saya bisa mengajak manusia untuk menjalankan syariat Islam dalam segala aspek kehidupan. Oleh karenanya jangan memisahkan antara agama dan kehidupan sehari-hari,” pungkasnya. (*)

Penulis : Binti Q. Masruroh

Editor: Defrina Sukma S

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Replay

Close Menu