UNAIR Jadi Tuan Rumah Forum EPI UNET

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Foto Bersama, para delegasi dari universitas yang berpartisipasi dalam forum Eastern Part of Indonesia University Network (EPI UNET), Rabu (18/1) (Foto: Alifian Sukma)

UNAIR NEWS – Forum Eastern Part of Indonesia University Network (EPI UNET) merupakan wadah silaturahmi untuk membahas berbagai persoalan yang menyangkut pokok Tri Dharma Perguruan Tinggi, terkhusus bagi Perguruan Tinggi (PT) yang ada di wilayah Indonesia timur. Meski baru saja bergabung, Universitas Airlangga dipercaya sebagai tuan rumah pada pertemuan yang dilangsungkan di Ruang 300 Gedung Kahuripan Kampus C UNAIR, Rabu (18/1).

Pada forum EPI UNET kali ini, Ketua Lembaga Penelitian dan Inovasi (LPI) UNAIR Prof. H. Hery Purnobasuki, M.Si., Ph.D berharap, acara yang dihadiri oleh 17 perwakilan dari PT baik Negeri maupun Swasta di Indonesia Timur ini menjadi wadah untuk saling berkolaborasi dalam memajukan tiap institusi dengan keunggulan yang dimiliki.

“Kita harapkan dengan keunggulan masing-masing universitas, kita bisa saling menggandeng untuk memajukan PT di Indonesia timur ini, utamanya dalam hal penelitian,” terang Prof. Hery.

Menambahkan pernyataan Prof. Hery, Koordinator EPI UNET Prof. Dr. Ketut Buda Artana, ST., MSc, menjelaskan awal hadirnya EPI UNET yang dimulai sejak tahun 2004. Mulanya, forum ini dimulai dengan kerja sama ITS yang melibatkan beberapa PT di Indonesia timur, seperti Universitas Nusa Cendana, Universitas Sam Ratulangi, dan Universitas Papua. Dari situlah lahir pemikiran untuk saling mengembangkan dan bekerja sama dengan memaksimalkan keunggulan yang dimiliki tiap PT.

“Sejak saat itu, kami berpikir bahwa pola seperti ini harus dilakukan dan lahirlah EPI UNET. Pertama yang kami lakukan adalah riset bersama. Jadi saat dosen kami penelitian, harus melibatkan anggota EPI UNET,” terang Guru Besar ITS Surabaya tersebut.

Selaku tuan rumah, Rektor UNAIR Prof. Dr. Moh. Nasih, SE., MT., CMA., Ak., menanggapi hadirnya forum tersebut. Bagi Prof. Nasih, tuntutan ke depan yang semakin berat dan sumber daya yang terus terbatas memang harus disikapi dengan adanya sebuah kolaborasi dan kerja sama. Prof. Nasih juga menambahkan bahwa visi misi EPI UNET harus terus dioptimalkan bersama.

“Kalau kita hanya mengandalkan dari negara dan spp mahasiswa, saya kira tidak cukup. Oleh karena itu kita perlu mencari sandaran yang kuat, yakni bentuk kerja sama. Ini bagian dari mengembangkan tujuan bersama. Untuk itu masing-masing keunggulan yang kita miliki bisa menjadi satu kekuatan yang optimal untuk saling kerja sama,” jelas Prof. Nasih. (*)

Penulis: Nuri Hermawan
Editor: Dilan Salsabila

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu