Pemkab Sampang Terima 523 Mahasiswa KKN

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Sebanyak 523 mahasiswa KKN-BBM 55 diterima di pendopo Kabupaten Sampang, Selasa (16/1). (Foto : Zahrina Arum Nabilah)

UNAIR NEWS – Universitas Airlangga kembali menerjunkan mahasiswanya melalui kegiatan Kuliah Kerja Nyata Belajar Bersama Masyarakat (KKN-BBM). Tahun ini merupakan tahun ke-55 UNAIR mengirim mahasiswa ke lima wilayah di Jawa Timur. Sebanyak 2531 mahasiswa tersebar di Kabupaten Probolinggo, Sampang, Bojonegoro, Nganjuk, dan Kota Surabaya.

Hari ini Selasa (16/1) pemberangkatan awal dilakukan di sekitar Airlangga Convention Center, Kampus C UNAIR. Seluruh mahasiswa berkumpul dan berkelompok sesuai dengan kabupaten masing-masing. Seluruh mahasiswa berangkat ke masing-masing pembagian wilayah KKN dengan menggunakan bus yang disediakan oleh UNAIR.

Kabupaten Sampang  merupakan wilayah terdekat kedua setelah Kota Surabaya untuk wilayah pelaksanaan KKN-BBM 55 ini. Sebanyak 523 mahasiswa dari 14 fakultas, tersebar di 49 desa di Kabupaten Sampang.

Sebaran 523 mahasiswa tersebut yaitu 62 mahasiswa di Kecamatan Pangarengan, 87 mahasiswa di Kecamatan Banyuates, 129 mahasiswa di Kecamatan Sreseh, 110 mahasiswa di Kecamatan Tambelangan, dan 135 mahasiswa di Kecamatan Mandangin.

Prosesi penerimaan mahasiswa KKN dilaksanakan di pendopo Kabupaten Sampang. Penerimaan mahasiswa KKN kali ini, dihadiri oleh Wakil Bupati Sampang Fadhilah Budiono. Sedangkan dari UNAIR, turut hadir Wakil Rektor III Prof. Mochammad Amin Alamsjah, Ir., M.Si., Ph.D, Ir., M.Si., Ph.D., Ketua Ketua Lembaga Pengabdian, Pendidikan, Pelatihan dan Pengembangan Masyarakat (LP4M) Prof. Dr. H. Jusuf Irianto, M.Com., dan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) masing masing desa.

Pada kesempatan ini, Fadhilah mengajak mahasiswa untuk melaksanalan KKN-BBM dengan sungguh-sungguh. Sehingga, hasil KKN mahasiswa secara pelan-pelan dapat membantu menyelesaikan permasalahan yang terjadi di Kabupaten Sampang.

Menurutnya, permasalahan terbesar saat ini memang masih dalam area penggunaan narkoba yang tak terbendung, dan banjir yang nyaris menjadi masalah tahunan.

“Kontribusi yang nyata sangat kami tunggu. Sehingga kegiatan ini tidak hanya datang dan pulang saja. Saya harap apabila mahasiswa menemui permasalahan dan apapun itu, bisa ditulis dalam laporan dan menjadi bahan evaluasi bagi kami,” tambah Fadhilah.

Rifqi Muhammad D.P, ketua kelompok mahasiswa yang melakukan KKN di Kecamatan Pangarengan, Desa Pangarengan, Kabupaten Sampang, mengatakan, ia dan tim sangat siap untuk segera menjalankan program kerja mereka.

“Proker kami di bidang kesehatan yaitu penyuluhan hipertensi pada orang dewasa. Di bidang pendidikan dengan mengajar dan buka les atau bimbingan di rumah. Program ekonomi atau kewirausahaan dengan penyuluhan pembukaan rekening menabung untuk anak SD. Sedangkan bidang lingkungan dengan program kerja bakti dan penyediaan bank sampah,” ujar mahasiswa Akuntansi tahun angkatan 2012 ini. (*)

Penulis : Zahrina Arum Nabilah
Editor : Binti Q. Masruroh

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu