UNAIR Tingkatkan Kualitas Kerja Sama ke Jepang

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
(Dari Kiri Depan) Dwi Anggoro Hadiutomo, S.S., M.Hum., Ph.D Dr. M. Hadi Shubhan, S.H., M.H., CN, dan Puji Karyanto, S.S., M.Hum ketika melakukan kunjungan ke Jepang. (Foto: Istimewa)

UNAIR NEWS – Dalam rangka menjajaki dan memperbaiki kualitas kerja sama dengan institusi mitra Universitas Airlangga (UNAIR), UNAIR mengadakan kunjungan institusi mitra ke Jepang selama enam hari. Perwakilan kegiatan tersebut terdiri dari Direktur Kemahasiswaan Dr. M. Hadi Shubhan, S.H., M.H., CN; Wakil Dekan I FIB Puji Karyanto, S.S., M.Hum; dan Ketua Departemen Sastra Jepang Dwi Anggoro Hadiutomo, S.S., M.Hum., Ph.D.

Kunjungan tersebut dilakukan ke enam universitas di berbagai kota, yakni Kumamoto University di Kumamoto, Kansai University di Osaka, Nara Women University di Nara, Ashinaga Foundation di Tokyo, Shizouka University of Art and Culture di Hamamatsu, dan Rikkyo University di Tokyo.

Rombongan berangkat dari Surabaya dan tiba di bandara Haneda di Tokyo pada tanggal 11 Desember 2016. Rombongan melanjutkan perjalanan pada pagi hari menuju Kumamoto yang berada di pulau Kyushu dan disambut oleh salah seorang mahasiswa UNAIR asal FIB Sastra Jepang (Lukman Hakim) yang sedang mendapatkan beasiswa Japanese Studies dari pemerintah Jepang selama setahun di Kumamoto University.

Setelah itu, rombongan UNAIR mengunjungi kantor pusat dari sebuah yayasan yang selama ini telah banyak memberikan dukungan kepada Departemen Sastra Jepang, yaitu Ashinaga Foundation. Yayasan tersebut memberikan dukungan dengan mengirimkan dua orang Jepang sebagai asisten pengajar setiap tahun sejak 2008. Selain itu, Ashinaga Foundation juga memberikan dukungan mobility outbond mahasiswa Sastra Jepang UNAIR ke Hiroshima University, Kansai University, Nagasaki University dan program short term selama dua minggu di Jepang.

Dalam kesempatan tersebut, UNAIR juga membicarakan potensi sekaligus peningkatan kerja sama dengan universitas yang dikunjungi. Banyak dari universitas di Jepang yang menyampaikan ketertarikan mereka untuk melaksanakan pertukaran mahasiswa ke UNAIR. Mereka juga mengajak untuk saling mempromosikan program short term masing-masing universitas.

“Harapan mendatang, kunjungan kali ini dapat meningkatkan aktivitas internasional di Departemen Sastra Jepang, yang suka tidak suka memang agak terbatas pada Jepang. Namun, Departemen Sastra Jepang juga menyadari bahwa hubungan berlandaskan keilmuan Japanese Studies tidak harus terbatas pada negara Jepang saja, kerja sama dengan negara lain dalam lingkup ilmu yang sama mulai dijajaki untuk pengembangan kerja sama internasional di masa mendatang,” pungkas Dwi Anggoro ketika ditemui pada Senin, (9/1).(*)

Penulis : Lovita Cendana
Editor : Dilan Salsabila

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu