Fakultas Vokasi Siap Eksis di Level Internasional

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Imam Susilo. (Fotografer: Rio F. Rachman)

UNAIR NEWS – Meski tergolong masih seumur jagung, Fakultas Vokasi Universitas Airlangga sudah siap eksis di level internasional. Sudah banyak kunjungan dari luar negeri yang datang ke beberapa program studi di Vokasi dengan tujuan studi banding. Sebaliknya, pihak fakultas yang berkantor di kampus B ini juga kerap terbang ke negara lain.

“Ada rencana menguliahkan trainer atau dosen fisioterapi ke Belanda,” kata Dr. Imam Susilo, dr., Sp.PA (K), Wakil Dekan III Vokasi, yang ditemui di ruang kerjanya Selasa (13/12).

Sementara itu, bila berjalan sesuai rencana, mahasiswa program studi (prodi) D-3 Teknik Kesehatan Gigi, akan menjalankan praktik kerja lapangan di Shinjuku, Jepang, tahun depan, pada sebuah laboratorium kesehatan gigi di sana. Sedangkan, prodi D-3 Pariwisata sudah menjalankan kerja sama dengan institusi di Thailand.

Dia menyatakan, kiprah para mahasiswa juga tak dapat dianggap remeh. Baru-baru ini, dalam sebuah olimpiade pendidikan tinggi tingkat nasional, tim dari fakultasnya berhasil meraih predikat juara umum. Yang jelas, mereka yang melaksanakan studi di Vokasi, bakal tidak kesulitan untuk mendapat pekerjaan. Terlebih, kampus membuka jaringan kemitraan dengan banyak perusahaan. Artinya, sebagian besar mahasiswa sudah “dipesan” dunia kerja sejak sebelum mereka lulus.

Hingga saat ini, dari 21 Program Studi yang ada di Vokasi, baru tiga yang berada di jenjang D-4. Ke depan, secara bergiliran, akselerasi peningkatan jenjang dari D-3 ke D-4 akan terus dilakukan. Sebab, kebutuhan akan wawasan dan pengetahuan yang lebih mendalam, membutuhkan tambahan waktu.

“Pemerintah pusat memberi atensi khusus pada ranah vokasional. Tak heran, soalnya di luar negeri, baik Eropa maupun Australia, bidang terapan sangat berperan sentral dalam pembangunan bangsa,” papar Imam.

Sebelum Vokasi berdiri pada tahun 2014, beragam program studi diploma terapan dilaksanakan di bawah koordinasi fakultas lain. Pendidikan vokasi merupakan pendidikan tinggi program diploma yang menyiapkan mahasiswa untuk pekerjaan dengan keahlian terapan tertentu.

Sejauh ini, lulusan vokasi di UNAIR sudah sukses melakukan pengabdian pada masyarakat. Termasuk, di bidang yang mengangkat kearifan lokal. Misalnya, pengobat tradisional.

Terdapat tiga departemen di sini yakni, Kesehatan, Teknik, dan Bisnis. Di Departemen Kesehatan, ada sepuluh progran studi. Antara lain, D-3 Analis Medis, Fisioterapi, Radiologi, Teknik Kesehatan Gigi, Hiperkes dan Keselamatan Kerja, Kesehatan Ternak, Pengobatan Tradisional, serta D-4 Fisioterapi, Radiologi, dan Pengobat Tradisional.

Sementara di Departemen Teknik terdapat program studi D-3 Sistem Informasi, Otomasi Sistem Instrumentasi,dan Teknisi Perpustakaan. Ada pun di Departemen Bisnis, terdapat program studi D-3 Perpajakan, Akuntansi, Kepariwisataan/Bina Wisata, Bahasa Inggris, Manajemen Pemasaran, Manajemen Kesekretariatan dan Perkantoran, Manajemen Perhotelan, serta Manajemen Perbankan. (*)

 

Penulis: Rio F. Rachman

Editor: Defrina Sukma S.

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu