Suasana keramaian bazaar pada Psychofest 10th (4/12) di Grand City Surabaya. (Foto: Istimewa)
ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone
image_pdfimage_print

UNAIR NEWS – Suasana penutupan rangkaian acara Psychofest 10th berlangsung ramai dan meriah. Acara yang digelar pada (4/12) di Grand City Surabaya dipadati dengan pengunjung dan tenant – tenant bazaar. Panggung pentas pun berdiri megah dengan penampilan musisi – musisi yang menghibur pengunjung yang hadir.

Psychofest 10th merupakan rangkaian acara dari Dies Natalis Fakultas Psikologi yang ke – 23. Untuk tahun ini Psychofest 10th mengambil tema Kita Ngga Sendiri! Pandhu Aji selaku ketua panitia Psychofest 10th mengatakan bahwa tema tersebut dipilih karena berhubungan dengan relasi antara originalitas manusia dengan sistemnya. Singkatnya, ini bukan antara kita saja, tetapi ada aku, dia, dan mereka.

Rangkaian Acara Psychofest 10th Ada enam acara besar yang termasuk bagian kegiatan Psychofest 10th  yaitu Indonesian Psychology Ball League (IPBL), Open Psychology, Kompetisi Debat Psikologi Nasional, Psychofest Conference, Psychology Film Festival, dan Bazar Musik. Sebagai acara penutup, gelaran pentas musik Psychofest 10th menghadirkan bintang tamu utama beberapa band indie Indonesia seperti Kelompok Penerbang Roket dan The Trees  & The Wild. Tidak hanya itu beberapa band indie lokal Surabaya juga turut menghibur penonton yang hadir diantaranya yakni Cotswolds, Timeless, Beeswax, Layung Temaram, dan HIMOM!. Selain gelaran pentas music pada Psychofest 10th juga diramaikan dengan bazaar fashion dan makanan.

Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, Bazaar dan Music Psychofest tahun ini diadakan di Open Space Grand City. Pemilihan venue acara ini didasarkan pada lokasi yang strategis di tengah kota Surabaya disertai animo masyarakat yang cukup besar. “Acara ini tidak hanya psikologi untuk psychofest atau psychofest untuk psikologi saja, namun psychofest dan psikologi untuk dunia,” tambah Pandhu.

Acara tersebut dipadati pengunjung dari segala kalangan mulai anak – anak hingga dewasa. Mereka sangat antusias memadati tenant – tenant yang ada di acara tersebut.   “Acarannya asyik karena banyak tenant-tenant unik yang berasal dari online shop di Instagram. Makanan dan minumannya pun bervariasi. Musik-musiknya juga easy listening. Saya hanya tahu The Trees and The Wild, jadi saya nungguin itu aja,” ujar Nikita Ayu, salah satu pengunjung Psychofest 10th.

Penulis : Anindya Anandita
Editor : Faridah Hari

ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone