Muchibudin Abas, S.Kom., ketika mewakili 874 wisudawan menyampaikan sambutannya pada wisuda di gedung ACC (3/12) kemarin. (Foto: Bambang Bes)
ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone
image_pdfimage_print

UNAIR NEWS – Dalam pelaksanaan wisuda Universitas Airlangga periode Desember 2016 ini, Muchibudin Abas, S.Kom, “kejatuhan sampur” (ditunjuk) mewakili wisudawan yang dilantik pada siang itu untuk menyampaikan sambutan. Ia pun naik ke podium dan berpidato di hadapan Rektor dan pimpinan UNAIR, Guru Besar, undangan orang tua wisudawan, dan 873 rekannya yang diwisuda.

”Di universitas ini kami belajar banyak tentang ilmu pengetahuan, baik yang praktis, teoritis, maupun yang bersifat memperluas wawasan. Begitu banyak pengalaman yang kami timba disini, baik di bangku kuliah, di kegiatan kemahasiswaan, maupun saat kami berbincang-bincang dengan para dosen atau tenaga kependidikan,” kata Muchibudin Abas dalam sambutannya.

Dikatakan, sekarang baru disadari betapa luasnya cakupan ilmu yang ada, seorang tak cukup waktu untuk menuntutnya di universitas ini. Walau begitu, katanya, pengalaman belajar di UNAIR telah mengajarkan bahwa alumni harus bersiap untuk “belajar” lagi di “universitas kehidupan” yang nantinya akan dimasuki bersama dengan masuknya para alumni ke dunia kerja dan kehidupan sosial kemasyarakatan.

“Untuk itu kami mohon doa restu agar mampu dan siap dalam memasuki suasana dan lingkungan baru di masyarakat serta memberikan kontribusi yang positif. Kepada seluruh teman-teman wisudawan kami ucapkan selamat bahwa akhirnya kita berhasil meraih gelar sarjana. Hidup wisudawan Universitas Airlangga! Hidup rakyat Indonesia! Universitas Airlangga Excellence with Morality,” tegas Abas, alumnus FST UNAIR ini.

Sebelumnya Abas, atas nama rekan-rekannya yang diwisuda juga menyampaikan ucapan terima kasih yang dalam kepada para pimpinan universitas, dosen dan tenaga kependidikan yang senantiasa mengajarkan dan mendampingi mahasiswa dengan sabar.

”Kami tahu betul bahwa proses yang telah kami nantikan selama kurang-lebih empat tahun ini tak akan lepas dari pengorbanan bapak-ibu dosen yang selalu mendampingi dengan sabar. Sekali lagi, terima kasih, teriring doa semoga bapak-ibu dosen senantiasa diberikan kesehatan dan umur yang barokah,” kata Muchibudin Abas menutup sambutannya. (*)

Penulis : Bambang Bes

ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone
mm

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).