PIH UNAIR Wadahi Dialog Kehumasan Se-Jatim

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Suko Widodo selaku Ketua PIH UNAIR saat memberikan sambutannya di acara dialog komunikasi publik, Rabu (30/11). (Foto: UNAIR NEWS)

UNAIR NEWS – Pusat Informasi dan Humas (PIH) Universitas Airlangga (UNAIR) mengadakan dialog komunikasi publik yang bertajuk “Inisiasi Kemitraan Kehumasan Perguruan Tinggi di Jawa Timur”, pada Kamis (30/11), di Kantor Manajemen UNAIR. Acara ini mengundang seluruh Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia (ISKI), praktisi hubungan masyarakat (Humas) dari Perguruan Tinggi di seluruh Jawa Timur, berbagai awak media serta beberapa LSM dan instansi di Jawa Timur. Diskusi ini menghadirkan Ketua ISKI Jatim dan juga dosen komunikasi UNAIR Prof. Rachma Ida, Ph.D, dan pendiri Good News From Indonesia, Akhyari Hananto.

Suko Widodo selaku Ketua PIH UNAIR dalam sambutannya mengatakan, acara ini bertujuan sebagai wadah berbagi dan mencari solusi problematika yang sering dihadapi oleh staf Humas di kalangan perguruan tinggi.

“Diskusi ini, awalnya saya terinspirasi dari beberapa pembicaraan saya dengan rekan sesama Humas sewaktu cangkrukan, membicarakan mengenai beberapa masalah yang ada serta teknologi komunikasi yang semakin tinggi,” ujarnya.

Di awal acara dilakukan dengar pendapat dari berbagai praktisi Humas PTN/PTS yang sering dihadapi. Beberapa keluhan yang ada seputar publikasi acara universitas di media. “Bagi saya, tugas Humas sangat berat, salah satunya harus publikasi suatu acara yang menarik. Sehingga media mau melihat dan meliput acara kita,” ujar Irma staf Humas Universitas 17 Agustus Surabaya.

Setelah mendengar beberapa pendapat dan problematika seputar kehumasan, acara dilanjutkan dengan pemaparan kedua pembicara dan dialog diskusi. Dalam pemaparannya, Prof. Rachma Ida menjelaskan mengenai peran dari seorang Humas sebagai penyedia informasi kepada publik. Selain itu, ia juga menjelaskan terkait pentingnya menjalin suatu relasi dengan media, agar sebuah instansi bisa lebih dikenal masyarakat dan informasi bisa sampai ke ranah publik.

“Bapak dan ibu memahami konsep komunikasi. Inti dari relasi kan sebenarnya dari komunikasi. Keahlian komunikasi itu ada pada kita. Membangun sebuah relasi dengan media tak sekedar di acara –acara besar, lebih dari itu, relasi dengan media bisa dilakukan di keseharian, misalnya dengan ngobrol ataupun nongkrong membahas yang ada sekarang,” ujar Prof. Rachma Ida.

Pemaparan materi kedua dilanjutkan dengan Akhyari Hananto, yang menjelaskan mengenai bagaimana seorang Humas bisa memberikan sesuatu yang menarik untuk ditampilkan kepada masyarakat, sesuai dengan kebutuhan dan minat masyarakat sekarang.

“Kita harus paham apa yang sedang digemari masyarakat, kita membutuhkan sesuatu yang baru untuk bisa menarik perhatian masyarakat,” jelasnya.

Ia juga menerangkan terkait pentingnya peran sosial media untuk sebuah branding di masyarakat.  Humas di perguruan tinggi maupun instansi bisa mengembangkan inovasi audio visual yang bisa dipublikasikan melalui sosial media sebagai bentuk penyampaian pesan pada masyarakat.

Penulis : Faridah Hari
Editor : Dilan Salsabila

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu