Pasar Modal Syariah Membuka Peluang Baru

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Salah satu pembicara, Ah. Azharuddin saat menyampaikan materinya di Workshop Pasar Modal Syariah, Sabtu (26/11). (Foto: UNAIR NEWS)

UNAIR NEWS – Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) bekerja sama dengan IDX, KPEI, dan KSEI menyelenggarakan Workshop Pasar Modal Syariah (SPMS level 2). Kegiatan yang dihelat di Aula Fajar FEB UNAIR pada Sabtu, (26/11),  tersebut mengangkat tema “Memiliki Perusahaan Bukan Sekedar Mimpi”. Kegiatan ini merupakan rangkaian kegiatan MES dalam rangkaian memasyarakatkan ekonomi syariah.

Mengawali kegiatan yang dihadiri mahasiswa, dosen, pengusaha, perwakilan ICMI, dan lembaga keuangan syariah ini dibuka oleh Dr. Imron Mawardi, SP.,M.Si selaku Ketua Pengurus MES Jawa Timur. Lokakarya tersebut menghadirkan tiga pembicara, yaitu Doddy Prasetya Ardhana dari divisi pengembangan pasar modal syariah MES, Ah. Azharuddin Lathif dari DSN-MUI, dan Iman Widiyatma dari MNC Sekuritas.

Dalam pemaparannya, Doddy Prasetya mengibaratkan pasar modal sebagai supermarket. Terdapat investor sebagai pembeli, bursa efek sebagai penjual, dan emiten (badan pemerintah penerbit kertas berharga) sebagai suplier. Namun lebih ditekankan pada pasar modal syariah, yaitu pembelian produk pasar modal yang syariah.

“Terdapat 311 efek di daftar efek syariah (DES) yang telah diseleksi. Maka kriteria produk syariah ialah tidak terdapat unsur MAGODIR, Maysir berarti judi, Gharar yang artinya tidak jelas statusnya, dan Riba,” Jelas Doddy.

Sementara itu, Azharuddin Lathif memandang bahwa bisnis atau bermuamalah adalah suatu kewajiban dan hukumnya boleh. Bisnis secara syariah merupakan bagian dari islam dan dewasa ini mulai dilirik oleh khalayak umum karena bersifat universal dan adil.

“Dalam Islam tidak melarang adanya bank, asuransi, dan pasar modal. Melainkan cara operasional yang tidak sesuai harus diislamkan. Bukan membuldoser dengan cara brutal,” tutur Azharuddin yang juga aktif di DSN-MUI.

Sesi penutup diakhiri oleh Iman Widiyatma memaparkan tentang online trading syariah, mulai dari tata cara pembuatan rekening hingga penjelasan seluruh ketentuannya.

Kedepannya, salah satu panitia Nurul Hidayah penyelenggara berharap kegiatan ini dapat mengenalkan pasar modal syariah karena mayoritas masyarakat hanya mengenal pasar modal konvensional.(*)

Penulis : Siti Nur Umami
Editor : Dilan Salsabila

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu