Mahasiswa UNAIR Borong Juara di Kompetisi Berkuda

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Zahlul Yussar saat beraksi di kompetisi CINTA Indonesia Open 2016 di Tangerang. (Foto : Istimewa)

UNAIR NEWS –  Salah satu putra terbaik Universitas Airlangga, kembali menorehkan prestasi di bidang olahraga. Kali ini, Zahlul Yussar, mahasiswa Ilmu Komunikasi (Ilkom) UNAIR angkatan 2014 yang merupakan atlet berkuda, meraih Juara II dan Juara III dalam kompetisi internasional “CINTA Indonesia Open 2016”.

Kompetisi yang diadakan di APM Equestrian Center, Tigaraksa, Tangerang tersebut diikuti oleh kurang lebih 40 rider (sebutan untuk atlet berkuda, -red) dari beragam negara. Mulai tanggal 11 hingga 13 November, mereka berkompetisi dalam event yang dianggap favorit bagi para atlet kuda tersebut.

“CINTA Indonesia Open ini termasuk kompetisi internasional, karena pesertanya banyak yang datang dari luar negeri, seperti Malaysia, Thailand, Singapura dan lainnya,” terang pemilik kursus kuda “Ameg Stable Equestrian” tersebut.

Dalam kompetisi tersebut, mahasiswa yang hobi berkuda sejak kecil itu meraih Juara II di Kategori Show Jumping 100 cm dan Juara III di Kategori 105 cm Young Horse. “Saya bersyukur karena dapat Juara III di Kategori 105 cm Young Horse dan Juara II di Kategori Show Jumping 100 cm,” kata dia.

Zahlul Yussar (biru) saat menerima medali Juara II kompetisi CINTA Indonesia Open 2016 yang diselenggarakan di Tangerang (Foto : Istimewa)
Zahlul Yussar (biru) saat menerima medali Juara II kompetisi CINTA Indonesia Open 2016 yang diselenggarakan di Tangerang (Foto : Istimewa)

Terkait persiapan, Zahlul mengungkapkan kurangnya waktu latihan menjadi kendala tersendiri baginya. Pasalnya, ia merupakan mahasiswa aktif. Sehingga, padatnya jadwal perkuliahan terkadang bertabrakan dengan jadwal latihannya.

“Kendala waktu latihan hanya pada jadwal latihan dan kuliah yang padat, jadi tidak bisa optimal dalam latihan berkuda,” keluhnya.

Namun, kurangnya waktu latihan tak menyudutkan semangatnya untuk terus berprestasi. Bahkan, Zahlul juga meraih prestasi di ajang berbeda namun diselenggarakan di tempat yang sama, World Jumping Challenge.

“Kalau yang World Jumping Challenge diadakan sejak 6 November, beda ajang tapi tempatnya sama. Diselenggarakan oleh PORDASI (Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia). Saya juga ikut itu, dan mendapatkan Juara III,” ujarnya bangga.

Zahlul memiliki harapan, agar dirinya bisa terpilih untuk mewakili Indonesia di event bertaraf internasional, layaknya Sea games dan juga Asian games. “Harapannya bisa mewakili Indonesia di ajang internasional dan mewakili Indonesia di Sea Games 2018 dan Asian Games,” harapnya optimis. “Semoga bisa menambah torehan prestasi bergengsi lainnya,” imbuhnya mengakhiri. (*)

Penulis : Dilan Salsabila
Editor : Nuri Hermawan

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu