Suasana Seminar Nasional oleh FPK UNAIR di Aula Garuda Mukti, Kantor Manajemen, Minggu (13/11). (Foto: Istimewa)
ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone
image_pdfimage_print

UNAIR NEWS – Topik pembicaraan mengenai kelautan selalu terdengar belakangan ini, terutama ketika Joko Widodo memimpin Indonesia, bahkan ada beberapa program-program Jokowi yang ingin lebih memanfaatkan kelautan Indonesia.

Kemudian yang paling diingat dan diketahui oleh masyarakat adalah ketika Menteri Kelautan dan Perikan Indonesia Susi Pudjiastuti tidak ragu untuk menenggelamkan kapal ikan dari negara lain.

Fakultas Perikanan dan Kelautan (FPK) Universitas Airlangga bersama dengan Badan Eksekutif Mahasiswa FPK UNAIR juga tidak mau ketinggalan dengan isu terkini tentang kemaritiman, dengan mengadakan Seminar Nasional di Aula Garuda Mukti, Kantor Manajemen, Minggu (13/11). Seminar tersebut bertajuk “Pembangunan Sektor Perikanan dan Kelautan yang Berkelanjutan untuk Mendukung Program Nawacita demi terwujudnya Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia”

“Sebelum adanya seminar ini, kita sudah melaksanakan Lomba Karya Tulis Ilmiah tingkat Nasional pada hari Jumat (11/11) dan diumumkan pada hari Sabtu (12/11), sehingga pada hari ini nanti ada presentasi pemenang LKTI sekaligus penyerahan hadiah,” jelas Russandy, Wakil Ketua Panitia.

Pembicara yang hadir dalam seminar tersebut adalah Dekan Fakultas Teknologi Kelautan Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya Prof. Ir. Daniel. M. Rosyid, Ph.D., M.RINA, Senior Fisheries Officer WWF Indonesia Wahju Subachri, dan KOARMATIM Surabaya sekaligus  utusan Kementrian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia Laksamana TNI Darwanto, SH., MAP.

Seminar kali ini dihadiri dan dibuka oleh Wakil Rektor III UNAIR Prof. Moch. Amin Alamsjah, Ir., M.Si., Ph.D, Wakil Dekan III Fakultas Perikanan dan Kelautan Wahju Tjahjaningsih, Ir., M.Si, Ketua BEM FPK serta jajaran Dosen dan Dekanat FPK.

“Tujuan diadakannya seminar ini adalah untuk lebih mengenalkan program Jokowi pada Sektor Kelautan, sehingga akan sadar bahwa Indonesia akan kaya oleh laut,”pungkas Russandy. (*)

Penulis : Akhmad Janni
Editor : Dilan Salsabila

ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone