Tiap Individu Mesti Peduli dengan Potensi Kebakaran di Sekitarnya

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Caption: Sho’im Hidayat ketika memberi materi tentang Analisis Risiko Bahaya Kebakaran di FKM UNAIR, Senin (14/11). (Foto: UNAIR NEWS)

UNAIR NEWS – Pelatihan Upaya Penanggulangan Kebakaran di Tempat Kerja dilaksanakan di Aula Sumarto Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM), Senin pagi (14/11). Event yang menurut rencana akan digelar selama dua hari berturut-turut ini merupakan rangkaian kegiatan Dies Natalis UNAIR ke-62. Para peserta dan undangan yang hadir tidak hanya dari internal kampus, ada juga peserta dari perguruan tinggi dan institusi lain, serta masyarakat umum. Pelatihan ini terselenggara atas kerja sama FKM UNAIR dengan Sub Direktorat K3 (Kesehatan dan Keselamatan Kerja) UNAIR.

Hadir sebagai pembicara di hari pertama, Dr. A. Siswanto (pengenalan potensi bahaya kebakaran di tempat kerja), Sho’im Hidayat, dr., M.KKK (analisis risiko bahaya kebakaran), Dr. Setya Haksama drg., M.Kes dan M. Farid Dimyati Lusno, dr., M.KL., (keduanya berbicara tentang manajemen bencana), serta Mulyono S.KM., M.Kes (pengenalan sarana proteksi kebakaran aktif dan pasif). Sedangkan di hari kedua, hadir sebagai pemateri Dr. M. Nurtam., Drs., MM. dan Dani Nasirul Haqi, S.KM., M.KKK. Mereka akan menyampaikan soal tanggap darurat kasus kebakaran serta memandu simulasi penanganan kebakaran.

“Dengan pelatihan ini, para peserta akan memiliki wawasan yang baik tentang cara pencegahan, hingga penanganan kebakaran. Yang tak kalah penting, meningkatnya pengetahuan untuk mengidentifikasi potensi bahaya kebakaran,” kata Dr. Setya Haksama, panitia kegiatan ini.

Dia menjelaskan, banyak pihak yang masih belum peduli pada potensi kebakaran di tempat dia berada. Khususnya, bila yang bersangkutan tengah ada di dalam sebuah gedung. Semestinya, dia memiliki kesadaran tentang apa yang akan dilakukannya bila tiba-tiba terjadi kebakaran. “Sehingga, bila bencana itu memang terjadi, kerugian bisa diminimalkan,” ungkap dia.

Kesadaran tentang jalur evakuasi, titik kumpul, dan lainnya, masih belum terlampau baik. Maka itu, melalui pelatihan ini, topik ini terus digelorakan. Biar menjadi pemicu kepedulian yang bersifat konstruktif. (*)

Penulis: Rio F. Rachman
Editor : Dilan Salsabila

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu