Jalan Sehat dan Panen Ikan Tandai Pembukaan Peringatan Dies Natalis UNAIR Ke-62

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
REKTOR UNAIR Prof. Moh Nasih didampingi isteri dan pimpinan universitas yang lain mengangkat ikan hasil panen di kolam “Danau UNAIR”, Minggu (6/11). (Foto: Alifian Sukma)

UNAIR NEWS – Rangkaian acara kemeriahan dalam rangka peringatan Dies Natalis ke-62 Universitas Airlangga, di kampus C Mulyorejo, Minggu (5/11) pagi berlangsung meriah. Diawali senam pagi bersama yang dibuka Rektor Prof. Moh Nasih, kemudian dilanjutkan dengan jalan sehat di sekitar kampus C, juga berlangsung semarak.

Dalam kepanitiaan senam dan jalan sehat yang dikoordinir oleh Fakultas Vokasi UNAIR ini, sekaligus dilakukan pemotongan tumpeng oleh Rektor, untuk menandai dibukanya secara resmi Peringatan Dies Natalis Ke-62 UNAIR. Selanjutnya dilakukan sarapan pagi bersama.

Selesai makan pagi bersama, secara simbolis Rektor dan pimpinan Universitas lainnya melakukan panen ikan yang dipelihara di “Danau UNAIR”. Pada saat itulah Rektor menarik jarring yang terakhir kali lalu mengangkat ikan hasil peliharaan yang paling besar, yaitu ikan patin, yang ditafsir seberat 5 kilogram. Hasil ikan yang besar lainnya ada ikan emas dan nila. Namun ikan besar yang indukan segera dilepas kembali untuk budidaya selanjutnya.

Menurut Drh. Prajogo, M.Si., dosen Fakultas Perikanan dan Kelautan menjelaskan, hasil panen tahun 2016 ini jauh lebih sedikit dibanding tahun lalu. Saat ini hanya sekitar tiga ton, sedang tahun lalu sekitar enam ton. Jenis ikannya sama. Antara lain nila hitam, nila merah, patin, bandeng, dan ikan emas.

Salah satu tim peserta lomba bakar ikan
Salah satu tim peserta lomba bakar ikan terlihat fokus dalam memberikan garnis pada hidangan ikan bakar yang akan disajikan. (Foto: Alifian Sukma)

Pembagian ikan tahun ini juga sedikit berbeda. Jika tahun lalu dibagikan kepada sivitas akademika dan masyarakat sekitar kampus, tahun ini selain untuk sivitas yang hadir juga diberikan kepada stan peserta Pasar Rakyat, khusus bagi sekitar 70 stan non-kuliner. Masing-masing stan memperoleh bagian ikan satu goni yang berisi sepuluh bungkus. Masing-masing bungkus seberat rata-rata 2 kg. Ikan tersebut sebagai bonus bagi pembeli di stand tersebut.

Sebagian ikan juga dipakai sebagai bahan “Lomba Bakar Ikan” yang diikuti masing-masing fakultas dan bagian di UNAIR. Masing-masing peserta lomba kemudian menghidangkan ikan bakar lengkap dengan menu sampingan/hiasan lainnya. Penilaian dilakukan di gedung Rektorat lantai dasar.

Disamping melakukan kegiatan lomba, panen ikan, dan Pasar Rakyat, di halaman depan diramaikan hiburan musik elektone. Pada acara inilah sekaligus diselingi pengundian kupon jalan sehat untuk memperebutkan berbagai macam hadiah, antara lain kulkas, sepeda angin, televise, magic-com, dan perkakas lain. Kendatipun hiburan telah usai pukul 11.00, namun Pasar Rakyat masih banyak yang membuka stannya hingga sore hari. (*)

Penulis: Bambang Bes

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu