Nominasi Tak Biasa dalam “Cangkrukan” Hima Budidaya Perikanan UNAIR Banyuwangi

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
PESERTA acara yang menjadi nominasi “Tak Biasa” dalam Cangkrukan di Prodi Budidaya Perairan di PDD UNAIR Banyuwangi. (Foto: Eva Wahyuni Pratiwi).

UNAIR NEWSCangkrukan (Jawa-red) atau lebih dikenal dengan nongkrong bareng, sering dijadikan sebagai sarana untuk saling mengakrabkan antar-sesama. Namun kali ini, Prodi Budidaya Perikanan PDD Universitas Airlangga di Banyuwangi memodifikasi kegiatan “Cangkrukan” sebagai sarana untuk meningkatkan motivasi mahasiswa, yang dihelat pada Jumat (28/10) kemarin.

Menurut Alfian Handiyanto Putra (21), ketua pelaksana, bahwa “Cangkrukan” ini sudah menjadi agenda rutin prodi ini selama dua tahun berturut-turut. Tujuannya untuk meningkatkan semangat mahasiswa sekaligus menyambut kehadiran mahasiswa baru angkatan 2016.

“Ini program kerja divisi PSDM Hima BP (Budidaya Perikanan) dengan mengusung tema sharing santai pengalaman dan motivasi dengan melibatkan jajaran dosen dan seluruh mahasiswa prodi perikanan dan kelautan yang ada di PDD Banyuwangi,” tambah Alfian.

Menurut Hapsari Kenconojati, S.Si., M.Si., dosen Pembina Hima BP, dalam kegiatan ini juga dipaparkan lebih mendalam terkait visi dan misi prodi budidaya perikanan, tantangan kedepan, juga terkait sasaran pasca-kampusnya. Tujuannya agar mahasiswa lebih mengenal prodinya dan lebih mencintai pilihannya ini.

Bagi Eva Wahyuni Pratiwi (20), Staff PSDM, keunikan kegiatan ini yaitu adanya pemberian hadiah kepada mahasiswa yang terpilih dengan nominasi-nominasi yang tidak biasa. Tujuannya untuk menumbuhkan budaya malu dan mau berubah. Nominasi yang tidak biasa ini meliputi mahasiswa KULTUR (Kuliah Tidur) yaitu nominasi bagi mahasiswa yang sering tidur saat ada kuliah di kelas. Kemudian mahasiswa KUWI (Kuliah Wi-fi) yaitu nominasi bagi mahasiswa yang kerjanya hanya cari Wi-fi gratis di kampus.

Kemudian nominasi mahasiswa TELADAN (Telat Datang) yaitu bagi mahasiswa yang sering datang telat. Nominasi mahasiswa KUPU (Kuliah Pulang) yaitu bagi yang jarang mau terlibat kegiatan kepanitiaan maupun organisasi, dan terakhir yaitu mahasiswa IWAK RAME yaitu nominasi bagi mahasiswa prodi perikanan yang sering gaduh saat dikelas.

“Harapan kami setelah diadakan kegiatan ini mahasiswa prodi BP bisa lebih dekat dengan dosen, juga dengan sesama prodi BP. Tidak hanya itu, saya juga berharap teman-teman mau berubah setelah mendapat nominasi yang tidak biasa ini,” kata Dani Taufik, ketua Hima BP 2016 sambil tertawa.

Yang pasti, bagi Yunus Yovia R (18) dan Santika Dwi L (17), peserta cangkrukan, kegiatan ini sangat menarik, karena dapat meningkatkan motivasi agar lebih bersemangat dalam belajar. Nominasi-nominasi yang diberikan juga sangat unik, selain itu juga sebagai pengalaman baru yang tak terlupakan. Mereka berharap kegiatan ini bisa sering diadakan, tidak hanya sekali setahun saja, tapi bisa dua kali dalam satu semester. (*)

Penulis: Siti Mufaidah
Editor: Bambang Bes

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu