Belasan Universitas dan Perusahaan Akan Meriahkan IRIEX 2016 di UNAIR

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
CALON peserta Indonesia Research and Innovation Expo (IRIEX) 2016 ketika mengikuti Technical Meeting, di ruang LPPA-HKI UNAIR, Rabu (2/11). (Foto: Bambang ES)

UNAIR NEWSTechnical Meeting (TM) pelaksanaan Indonesia Research and Innovation Expo (IRIEX) 2016, diikuti hampir seratusan calon pesertanya. TM itu dilaksanakan di ruang sidang LPPA-HKI, Gedung Kahuripan Lt-2 Kantor Manajemen Universitas Airlangga, Rabu (2/11). Pertemuan yang dipimpin Ketua Panitia Prof. Dr. Suwarno, drh., M.Si., membahas tata-tertib dan aturan berkenaan dengan kegiatan tahunan, yang tahun ini dalam rangka memperingati Dies Natalis ke-62 UNAIR.

Indonesia Research and Innovation Expo (IRIEX) 2016 yang diselenggarakan UNAIR ini akan dihelat selama tiga hari pada tanggal 10-12 November 2016. Tempatnya di gedung Airlangga Convention Center (ACC) kampus C UNAIR Jl. Dr. Ir. Soekarno, Mulyorejo, Kota Surabaya. TM kemarin juga dihadiri Ketua Panitia Dies Natalis UNAIR ke-62 Prof. Dr. Tri Martiana, dr., MS.

Dari 70-an booth (stand) yang disediakan sudah terambil semua. Terdapat 18 perguruan tinggi yang ikut berpartisipasi, enam diantaranya asal luar Jawa Timur yaitu Universitas Indonesia, Institut Pertanian Bogor, Universitas Jambi, Universitas Mataram, Universitas Tadulako, dan Universitas Negeri Gorontalo.

Perguruan tinggi Jatim yang berpartisipasi adalah Institut Teknologi Sepuluh November (ITS), Universitas Negeri Jember, Universitas Trunojoyo Madura, Universitas Brawijaya, Universitas Negeri Malang, Universitas Dr. Soetomo, Universitas Narotama, UPN “Veteran” Jawa Timur, Universitas Negeri Surabaya, dan Universitas Narotama. Sedangkan tuan rumah UNAIR menerjunkan semua fakultas dan beberapa lembaganya untuk ikut memeriahkan gebyar IRIEX 2016 ini.

Dari kalangan non-perguruan tinggi telah terdaftar 16 instansi, antara lain dari perusahaan-perusahaan farmasi, perusahaan kecantikan, perusahaan media, pemerintah daerah, dan UKMK Jawa Timur. Diantara unsur pemda yang ambil bagian antara lain Dinas Pertanian Banyuwangi, Disperindag Sidoarjo, Disperindag Probolinggo, Dinas Peternakan Tingkat I Jatim, serta Pemkab Banyuwangi.

”Universitas Negeri Jember dan Pemkab Banyuwangi bahkan minta disediakan tiga booth (stand) pameran, yang lain rata-rata satu sampai dua booth,” kata seorang panitia.

Dijelaskan oleh Prof. Suwarno, peserta pameran diharapkan sudah memasukkan barang tanggal 8 November 2016, dengan seijin pihak penyelenggara. Peserta dilarang membawa barang-barang yang membahayakan, misalnya senjata api, senjata tajam, api, dan alat peledak, atau yang berbau dan bisa mengganggu sekitarnya. Panitia juga berhak mengeluarkan atau menyita barang-barang yang dianggap dapat berbahaya atau mengganggu pihak lain.

”Peserta disediakan konsumsi makan siang, masing-masing stand mendapat jatah sebanyak dua orang. Dan seluruh area dinyatakan bebas dari rokok,” tegas Guru Besar Fakultas Kedokteran Hewan UNAIR itu.

Disela pelaksanaan IRIEX juga akan diselenggarakan kegiatan lain, seperti seminar, hiburan-hiburan, dan lomba. Misalnya Animal Science Paper Competition (Kompetisi Paper Ilmiah Veteriner) Mahasiswa D3 dan S1 PTN-PTS se-Indonesia. Tahun ini temanya “Kontribusi Penelitian Terhadap Inovasi Kesehatan Hewan dan Animal Welfare dalam Menghadapi Free Trade Area of the Asia Pasific (FTA-AP) 2020”.

Kemudian ada Pameran Ternak, Ikan, dan pameran herbal hasil inovasi Universitas Airlangga, khususnya ternak silang kambing perah SAFERA, produksi susu pasteurisasi, youghurt. Juga dipamerkan, kambing pedaging “Burcang” (dengan diversifikasi produk daging). Pameran ikan dan produk herbal diharapkan dari para stakeholder atau binaan UNAIR. (*)

Penulis: Bambang Bes

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu