Foto: Alifian Sukma
ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone
image_pdfimage_print

UNAIR NEWS – Ada yang berbeda dari penyelenggaraan acara tahunan pameran produk riset tahun ini. Bedanya, kini sivitas akademika Fakultas Kedokteran Hewan, dan Fakultas Perikanan dan Kelautan memamerkan hasil kawin silang antara hewan-hewan yang diternakkan oleh kedua fakultas tersebut. Selain itu, ada pula Fakultas Farmasi yang berkesempatan untuk memamerkan produk herbal.

Hal itu diungkapkan oleh Ketua Panitia Indonesia Research and Innovation Expo (IRIEx) Universitas Airlangga tahun 2016 Prof. Dr. Suwarno, drh., M.Si., ketika diwawancarai. Berdasarkan keterangan dari Prof. Suwarno, acara IRIEx nantinya akan dilangsungkan pameran di dua area yakni area indoor (dalam) dan luar (outdoor).

Di area outdoor, nantinya akan dipamerkan produk unggulan seperti hewan ternak dan tumbuhan yang dibiakkan oleh sejumlah fakultas di UNAIR. Dari FKH sendiri, produk yang akan dipamerkan di antaranya sapi, kambing, dan domba. Dari FPK, ada produk ikan-ikan. Sedangkan, dari FF, ada tanaman herbal.

“Jadi, di luar ada tempat parkir, ada tujuh tenda besar yang dipakai untuk FKH untuk memamerkan ternak sapi, kambing, dan domba. FPK untuk ikan. FF memamerkan tanaman herbal dan madu,” tutur Prof. Suwarno.

Ide pameran outdoor ini muncul dari kehendak Rektor UNAIR Prof. Dr. M. Nasih, S.E., M.T., Ak, agar dalam acara IRIEx bisa memamerkan produk unggulan. Sehingga, produk-produk unggulan yang dihasilkan oleh sivitas akademika UNAIR bisa diberi nama dengan mengatasnamakan UNAIR.

“Ada sapi dengan kode 06, ada kambing dengan kode sekian. Nanti dipamerkan dan diatasnamakan UNAIR,” tutur Prof. Suwarno. “Produk-produk itu nanti kita pamerkan. Sapi dan lain-lain merupakan unggulan dari kami. Ini merupakan bukti yang menunjukkan bahwa selain kita belajar tentang ilmu, maka harus ada aplikasinya berupa produk unggulan berupa tadi,” imbuh ahli penyakit rabies FKH UNAIR itu.

Dalam acara IRIEx, akan disediakan setidaknya 70 stan yang akan diisi oleh seluruh fakultas dan lembaga penelitian di UNAIR, sejumlah perguruan tinggi negeri dan swasta terkemuka, industri, dinas, serta usaha kecil mikro dan menengah. Rencananya, Menteri Pertanian RI Amran Sulaiman dijadwalkan hadir untuk membuka acara dan meninjau pameran riset.

Selain pameran, ada pula pelaksanaan seminar yang dihadiri oleh akademisi UNAIR dan pemangku kepentingan, misalnya seminar dan talkshow yang akan dihadiri oleh mantan pejabat pemerintahan, organisasi masyarakat, dan akademisi.

Ada pula lokakarya penulisan karya tulis ilmiah yang akan diikuti siswa SMA/K se-Surabaya. Pelatihan ini merupakan upaya untuk meningkatkan kepekaan dan pemahaman siswa tentang pentingnya menulis karya ilmiah. (*)

Penulis: Defrina Sukma S.
Editor : Dilan Salsabila

ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone