Wanala UNAIR Lakukan Tes Kedua Kebugaran Atlet

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Tim Sedang Menjalani Tes Kebugaran (Foto: Istimewa)

UNAIR NEWS – Gunung Denali bukanlah mustahil untuk didaki, tapi juga bukan perkara mudah. Seorang pendaki harus mempersiapkan segalanya mulai dari materi, ilmu pendakian, fisik, serta psikologis. Bagi atlet, fisik dan mental menjadi modal utama dalam mencapai puncak tertinggi di belahan Bumi utara itu.

Calon atlet Airlangga Indonesia Denali Expedition (AIDeX) kembali melakukan pemeriksaan tes kebugaran di Departemen Ilmu Faal, Fakultas Kedokteran, UNAIR, Rabu (26/10). Sebelumnya, tes kebugaran awal sudah dilakukan pada bulan Maret 2016 lalu. Pemeriksaan tes kali kedua ini dimaksudkan untuk mengetahui perkembangan dari tes awal dengan porsi latihan yang sudah dilakukan.

Calon atlet yang melakukan tes tengah berjumlah lima orang, yaitu M. Robby Yahya (Fakultas Perikanan dan Kelautan/23 tahun), Syaifful Akbaruddin (Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik/23 tahun), Yasak (alumni/26 tahun), Gangga Pamadya (Fakultas Ekonomi dan Bisnis/20 tahun), dan Septian Rio (Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik/20 tahun).

Kelimanya menjalani serangkaian tes yang terdiri dari pemeriksaan fungsi vital, tekanan darah, hingga penyerapan maksimal volume oksigen dalam tubuh saat melakukan kegiatan intensif (VO2 max).

“Pemeriksaan yang dilakukan adalah fungsi vital, denyut nadi normal, tekanan darah normal, berat badan, tinggi badan, kekuatan otot punggung, lutut, tangan, flexibility atau pelentukan, reaction time dan VO2 max,” terang Lilik Herawati dr., M.Kes., selaku tim ahli bidang kesehatan.

Tes kebugaran kedua berlangsung selama dua jam. Dalam pelaksanaannya, para calon atlet melakukan tes secara bergantian dengan sistem bergulir, sehingga mereka tidak perlu mengantre. Dua jam sebelum tes dimulai, tim harus sarapan terlebih dahulu, untuk menjaga stamina calon atlet.

Foto Bersama Calon Atlet dengan Lilik Herawati (Baju Kuning) di Laboratorium Ilmu FAAL FK UNAIR (Foto: Istimewa)
Foto Bersama Calon Atlet dengan Lilik Herawati (Baju Kuning) di Laboratorium Ilmu FAAL FK UNAIR (Foto: Istimewa)

“Sehari sebelum pemeriksaan kami disarankan untuk tidak melakukan aktivitas berat dan istirahat maksimal selama 8 jam agar hasil yang diperoleh bisa maksimal,” jelas Robby.

Hasil tes kebugaran kedua ini akan digunakan sebagai pembanding hasil tes pertama untuk melihat perkembangan fisik dengan porsi latihan dari tes pertama hingga saat ini. Nantinya, dari hasil tersebut, tim akan menentukan porsi latihan ke depan, apakah porsi latihan perlu ditambah atau dikurangi. Sesuai dengan jadwal yang sudah dibuat, tes kebugaran akan berlangsung selama tiga kali. Rencananya, tes ketiga akan berlangsung trimester awal tahun 2017.

Tim atlet AIDeX dipastikan akan berangkat ke Denali pada pertengahan tahun 2017. Rencananya, tiga orang pendaki terpilih dari WANALA UNAIR akan mencoba menapaki puncak gunung setinggi 20.237 kaki atau 6.168 meter di atas permukaan laut tersebut.

Penulis: Wahyu Nur Wahid (Tim AIDeX WANALA UNAIR/mahasiswa FISIP)
Editor: Defrina Sukma S

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu