Cegah Konflik Kepentingan, Rektor UNAIR Jadi Narasumber TII

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Suasana Produksi Video dengan Rektor UNAIR Prof. Nasih Sebagai Narasumber Utama, Kamis (27/10). (Foto: UNAIR NEWS)

UNAIR NEWS – Sebagai upaya dari pencegahan konflik kepentingan, Transparency International Indonesia (TII) menjalin kerja sama dengan Universitas Airlangga. Kali ini, jalinan kerja sama tersebut melalui pembuatan video oleh TII mengenai pencegahan konflik kepentingan dengan Rektor UNAIR Prof. Dr. Moh. Nasih, SE., MT., Ak., CMA sebagai narasumber utama.

“UNAIR sejak awal berkomitmen untuk melakukan berbagai macam hal untuk mencegah korupsi. Kita akan melakukan apapun, untuk mendorong, menjamin agar korupsi tidak terjadi di UNAIR,” ujar Rektor UNAIR di ruang kerjanya, Kamis (27/10).

Dalam pengembangan program pencegahan dan pengendalian konflik kepentingan tersebut, ada empat institusi yang dilibatkan. Keempat institusi terbagi dalam dua sektor, yakni sektor kesehatan dan pendidikan. Pada sektor kesehatan, lembaga yang dilibatkan yakni RS Bojonegoro dan RS Makassar. Sedangkan pada sektor pendidikan, institusi yang dilibatkan adalah UNAIR dan Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar.

Rektor mengatakan, conflict of interest di lingkungan UNAIR yang urgent untuk ditindak adalah perilaku aktivitas kerja SDM. SDM di UNAIR yang bekerja sambil melakukan aktivitas lain di luar fungsi rutin, itu yang mesti dihindari. Pegawai atau SDM yang mungkin memiliki perusahaan yang menyuplai kebutuhan-kebutuhan tertentu untuk UNAIR, juga menjadi perhatian utama.

Dwipoto Kusuma selaku Program Officer TII mengatakan, hasil kerja sama dengan keempat institusi tersebut nantinya akan dituangkan dalam bentuk buku panduan dan video yang dapat dipublikasi dan dimanfaatkan secara menyeluruh oleh masyarakat. Hasil dari video dan buku panduan diharapkan dapat mencegah adanya konflik kepentingan dan mengetahui penyebab munculnya konflik kepentingan.

“UNAIR sangat terbuka untuk mengembangkan tata kelola yang lebih baik di perguruan tinggi. Untuk masuk ke UNAIR relatif mudah, dimana sebelumnya UNAIR sudah melakukan beberapa program terkait dengan tata kelola yang baik di PTN,” kata Dwipoto. (*)

Penulis : Binti Q. Masruroh
Editor : Dilan Salsabila

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu