D3 Teknisi Perpustakaan UNAIR Adakan Konferensi Internasional

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Abrizah Abdullah, PhD., saat Memaparkan Materi pada Konferensi Internasional di Hotel Ibis Surabaya, pada Rabu (12/10). (Foto: Istimewa)

UNAIR NEWS – Guna menambah kemewahan intelektual, Prodi D3 Teknisi Perpustakaan Vokasi UNAIR telah menyelenggarakan konferensi internasional arsip dan perpustakaan. Acara yang dihelat di Ruang Grand Bromo Hotel Ibis Surabaya tersebut dibuka langsung oleh Dekan Fakultas Vokasi UNAIR, Dr. Widi Hidayat, S.E., M. Si., Ak.

Acara yang dilangsungkan selama dua hari sejak tanggal 12 Oktober tersebut mengusung tema “Transforming Information In The New Media”. “Acara ini menjadi acara tahunan Prodi kami dan telah memasuki tahun kedua,” ujar Nove Eka Variant Ana, S.Sos., MIMS selaku Ketua Konferensi.

Animo peserta konferensi juga dinilai cukup baik dan mencapai ekspektasi panitia. Pasalnya, jumlah total peserta konferensi tersebut mencapai kurang lebih 200 peserta. Bahkan, 37 di antaranya mengikuti lomba presenter paper.

“Hal tersebut menurut kami sudah bagus,” tutur Nove.

Nove mengungkapkan, tujuan utama konferensi internasional tersebut antara lain untuk mendatangkan akademisi, praktisi, Saints, serta peneliti di bidang perpustakaan dan kearsipan. Hal tersebut berguna agar peserta konferensi bisa saling haring wawasan intelektual mereka, khususnya di bidang ilmu perpustakaan dan kearsipan.

“Peserta yang hadir hampir dari seluruh Perguruan Tinggi Indonesia yang memiliki jurusan atau Prodi serupa, seperti Kalimantan dan Bali,” ungkapnya. “Nantinya kami berharap untuk acara ini akan di ikuti oleh peserta dari mancanegara, karena konferensi ini merupakan konferensi tingkat internasional” imbuhnya.

Ketua Prodi D3 Teknisi Perpustakaan UNAIR, Endang Fitriyah Mannan, S.Sos., M.Hum mengatakan bahwa konferensi tersebut mengundang Prof. Daniel M. Rosyid, PhD., M.RINA., yang pernah menjabat sebagai ketua dewan pendidikan Jawa Timur dan Abrizah Abdullah, PhD., Professor dari University Of Malaya Malaysia.

“Prof. Daniel lebih banyak berbicara tentang literasi di tingkat sekolah tentang metode dan materi pembelajaran. Sedang Abdullah berbicara tentang Open Access,” pungkasnya.

Penulis : Akhmad Janni
Editor : Dilan Salsabila

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu