Study Tour SMK Telkom Banjarbaru Kalsel Kunjungi UNAIR

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Drs. Adri Supardi, MS menjelaskan seputar sistem penerimaan mahasiswa baru di UNAIR dan secara nasional, di depan siswa-siswi SMK Telkom Banjarbaru, Kalsel, Senin (17/10). (Foto: Bambang Bes)

UNAIR NEWS – Melakukan rekreasi dan sekaligus memperoleh manfaat untuk studi lanjut, sebanyak 170 siswa-siswi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Telkom, Kabupaten Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan, melakukan kunjungan ke Universitas Airlangga, Senin (17/10) siang. Mereka diterima Tim UNAIR di Aula Kahuripan, Gedung Rektorat, kampus C UNAIR. Diantaranya dihadiri oleh Staf PPMB (Pusat Penerimaan Mahasiswa Baru) UNAIR Drs. Adri Supardi, MS.

”Mumpung ada kesempatan maka sekaligus mencari manfaat untuk mencari informasi langkah lanjut studi anak-anak, maka kami lakukan kunjungan ke beberapa PTN yang memungkinkan bisa kami kunjungi,” kata Drs. Sudarminto, guru pembimbing SMK Telkom Banjarbaru, Kalsel.

Dalam studi tour ke Jawa Timur dan Bali ini diikuti oleh 170 siswa. Guna memenuhi target waktu, tim yang terdiri empat bus itu dipecah menjadi dua. Dua bus berkunjung ke Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya (ITS) dan dua bus ke UNAIR. Pemisahan ini dilakukan sesuai peminatan siswa, sebab sekalipun dari siswa SMK tetapi tidak sedikit yang berminat melanjutkan studi diluar dari kejuruannya.

“Anak-anak banyak yang berminat melanjutkan belajar di bidang ekonomi, hukum, dan sosial politik, jadi tidak hanya ke bidang teknik kejuruan saja. Hasil dari kunjungan ini nanti juga akan dikaji untuk semua,” kata Sudarminto.

Selain ke UNAIR dan ITS, Senin sore setelah melakukan rekreasi di sekitar Surabaya, rombongan menuju Kota Malang untuk esok harinya, Selasa (18/10) melakukan kunjungan serupa ke Universitas Brawijaya. Setelah dari UB dan rekreasi seperlunya di Malang, rombongan menuju Denpasar, Bali. Setelah rekreasi seperlunya, rombongan akan kembali ke Banjarbaru dengan pesawat dari Bandara Ngurah Rai, Denpasar.

“Biayanya ya lumayan, tetapi ditanggung oleh peserta. Tapi sebenarnya jumlah ini sudah kami batasi, sebab kalau tidak dibatasi maka masih akan lebih banyak lagi, dan sangat repot,” tambah Sudarminto.

Berbagai pertanyaan seputar program studi, perbedaan jenjang studi, bagaimana memilih jurusan yang tepat, menyiasati persaingan, kompetensi lulusan UNAIR, yang diajukan para siswa dan guru SMK Telkom, semua mendapat penjelasan yang memuaskan dari Drs. Adri Supardi, MS., dosen bidang ilmu fisika Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UNAIR ini. (*)

Penulis: Bambang Bes

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu