Mahasiswa dari berbagai ormawa di UNAIR memberikan dukungannya pada program kerja ormawa dalam mencapai Top 500 World University Rankings (WUR). (Foto: Istimewa)
ShareShare on Facebook32Tweet about this on Twitter0Email this to someone
image_pdfimage_print

UNAIR NEWS – Badan Perencanaan dan Pengembangan (BPP) bersama Direktur Kemahasiswaan Universitas Airlangga mengadakan rapat sosialisasi rencana strategis (renstra) dan sinergitas program kerja ormawa dalam mencapai Top 500 World University Rankings (WUR). Sosialisasi tersebut bertujuan mensinergiskan program kerja ormawa dalam mendukung cita-cita universitas menuju perguruan tinggi kelas dunia.

Pertemuan dilaksanakan pada Jumat (7/10) bertempat di Ruang Kahuripan 300, Kantor Manajemen, Kampus C UNAIR. Acara dihadiri oleh seluruh ketua ormawa, yang terdiri dari Ketua BEM UNAIR, Ketua BEM Fakultas, Ketua BLM Fakultas, Ketua BO, Ketua BSO, serta Ketua UKM.

Rapat sosialisasi dibuka oleh Direktur Kemahasiswaan UNAIR M. Hadi Subhan Dr., SH., MH., C.N. Selanjutnya, pemaparan renstra diberikan oleh Ketua BPP Badri Munir Sukoco, S.E., MBA., Ph.D.

Dalam penjelasannya, Badri menekankan pada strategy maps, yakni renstra UNAIR 2016-2020 dalam 4 perspektif. Keempat perspektif tersebut yaitu perspektif keuangan, pemangku kepentingan, proses bisnis internal, dan perspektif pertumbuhan dan pembelajaran. Dari keempat perspektif itu yang lebih banyak dibahas mengenai perspektif proses bisnis internal, sebab menyangkut peranan mahasiswa secara langsung.

Perspektif ini menitikberatkan pada pentingnya peranan mahasiswa sebagai agent of change dalam usaha meningkatkan kualitas agenda pengabdian masyarakat. Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan civitas akademika di lingkungan UNAIR sudah banyak. Namun, mesti lebih ditingkatkan lagi karena cakupannya masih tingkat lokal, belum tingkat nasional. Disinilah pentingnya sosialisasi renstra sebagai upaya mensosialisasikan semangat pengmas kepada ormawa.

Selain itu, yang juga menjadi sorotan adalah manajemen alumni. UNAIR memiliki kurang lebih 160.000 alumni, namun data alumni yang sudah dikelola dengan baik belum mencapai jumlah maksimal. Perlu kerjasama semua alumni untuk melengkapi data-data alumni yang dibutuhkan.

Rektor UNAIR Prof. Dr. H. Mohammad Nasih, MT., SE., Ak mengatakan, dibutuhkan sinergisitas seluruh civitas akademika UNAIR, termasuk mahasiswa, sebagai bagian dari membangun reputasi universitas.

“Reputasi sebuah perguruan tinggi, tentu tidak hanya dibangun oleh para pengelola, dosen, maupun alumni. Tetapi juga semua civitas akademika, termasuk mahasiswa, harus terlibat aktif dalam proses membangun reputasi universitas kita,” ujar Prof Nasih.

“Jadi kalau ada satu saja bagian yang tidak ikut bergerak, maka tentu perjalanan universitas ini tidak akan sempurna,” tegasnya.

Sosialisasi ini ditutup dengan penandatanganan janji ormawa untuk sinergisitas program kerja dalam mencapai Top 500 WUR, yang dilakukan oleh seluruh pimpinan dan ormawa yang datang. (*)

Penulis : Lisda Bunga Asih (UKM Penalaran UNAIR)
Editor    : Binti Q. Masruroh

ShareShare on Facebook32Tweet about this on Twitter0Email this to someone