Pebasket UNAIR Sumbangkan Dua Medali untuk Jatim

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Gaya I Komang Septian Sudhana ketika memasukkan bola basket ke ring. (Foto: Istimewa)

UNAIR NEWS – Para pebasket Universitas Airlangga yang berlaga di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX Jawa Barat berhasil menyumbangkan dua medali untuk Provinsi Jawa Timur. Ketiga pebasket UNAIR itu adalah Nilam R. Savitri (Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik), Annisa Widyarni (FISIP), dan I Komang Septian Sudhana (Fakultas Ekonomi dan Bisnis).

Nilam dan Annisa tergabung dalam tim basket putri Jatim, sedangkan Komang tergabung dalam tim basket putra Jatim. Pada laga PON XIX tersebut, tim putri berhasil mempersembahkan medali perunggu, sedangkan tim putra berhasil menyumbangkan medali perak untuk Jatim.

Meski tak berhasil menyabet medali emas, namun mereka telah berusaha maksimal untuk meraih kemenangan. Hal ini diungkapkan Nilam ketika dihubungi oleh UNAIR NEWS Jumat (29/9).

“Alhamdulillah. Kami merasa senang, meski kami belum berhasil mencapai target untuk meraih emas. Target kami meleset. Kami kalah melawan tim Jawa Tengah di babak semifinal,” cerita Nilam.

Keseruan dan rasa deg-degan sempat meliputi mahasiswa Ilmu Komunikasi FISIP UNAIR itu. Khususnya, saat timnya bertanding melawan tim Jawa Barat. Kemudian saat di babak semifinal, tim basket putri Jatim bertemu dengan Jateng. Namun, tim Jatim terpaksa ditekuk Jateng dengan perolehan skor akhir 62 – 56.

“Penontonnya full, sudah seperti final padahal baru penyisihan. Setelah itu pertandingan kedua sudah tidak begitu tegang hingga akhirnya di semifinal bertemu dengan Jateng. Pas semifinal ini, kami kejar-kejaran skor. Sempat 55 – 56 (Jateng – Jatim). Namun, Jateng bisa menambah poin lagi. Sedangkan, Jatim hanya bisa menambah sampai 56. Akhirnya, Jateng menang. Kami sempat menangis pada waktu kalah karena target kami emas. Esok harinya, di perebutan medali perunggu, kami melawan Jabar, dan menang,” tutur Nilam yang sudah dua kali mengikuti ajang PON.

Bila tim putri menyabet medali perunggu, maka tim putra berhasil menyabet medali perak. Komang, pebasket UNAIR yang juga tim basket putra Jatim menuturkan bahwa ia senang bisa menjadi bagian dari ajang PON XIX Jabar.

Nilam R. Savitri, Annisa Widyarni, dan anggota lainnya dari tim basket putri Jatim ketika berlaga di PON XIX Jawa Barat. (Foto: Istimewa)
Nilam R. Savitri, Annisa Widyarni, dan anggota lainnya dari tim basket putri Jatim ketika berlaga di PON XIX Jawa Barat. (Foto: Istimewa)

“Perasaan saya sangat senang dan bangga bisa menjadi bagian dan dipercaya untuk membela Jatim, dan menyumbangkan medali untuk kota kelahiran saya,” tutur Komang.

Terkait dengan persiapan, Komang mengatakan bahwa ia dan tim berlatih selama hampir satu tahun untuk berlaga di ajang PON. “Persiapannya, dari kita pemusatan latihan di Surabaya. Uji coba lawan tim CLS Knight, dan tim PON lain yang sedang ke Surabaya. Ada pula pemusatan latihan di Taiwan dan uji coba lawan klub professional di Taiwan hingga yang terakhir uji coba lawan tim profesional Stadium dan Aspac Jakarta,” tutur Komang.

Pada saat final tim basket putra PON XIX, tim Jatim dipaksa menyerah oleh Jabar dengan perolehan skor akhir 62 – 49. “Waktu final, kita bermain ketat melawan Jabar. Mungkin karena faktor tuan rumah, mereka lebih percaya diri dan enjoy dalam bermain. Pertandingan juga berlangsung seru. Gedung Olahraga (GOR) penuh, nggak ada sisa atau celah buat duduk. Sampai ada yang cuma bisa dengar dari luar GOR,” kenang Komang. (*)

Penulis : Defrina Sukma S
Editor    : Binti Q. Masruroh

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu