Nadia Intan, Model yang Lulus Terbaik Fakultas Hukum UNAIR

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Nadia Intan (kanan) wisudawan terbaik S-1 Fakultas Hukum Universitas Airlangga dan meraih IPK 3,66. (Foto: Istimewa)

UNAIR NEWS – Sempat ganti dosen pembimbing saat menyelesaikan skripsi, tak membuat Nadia Intan Belinda putus asa. Lantaran dosen pembimbingnya Prof. Dr. Eman, S.H., MS meninggal dunia Mei lalu, Nadia harus ngebut merevisi skripsinya. Berkat kegigihannya, ia berhasil merampungkan studi dengan predikat wisudawan terbaik S-1 Fakultas Hukum Universitas Airlangga dan meraih IPK 3,66.

Skripsi berjudul “Perolehan Hak Milik Atas Satuan Rumah Susun Melalui Jual Beli” ini membahas karakteristik hak milik atas satuan rumah susun dianggap selesai dan perolehan hak milik atas satuan rumah susun melalui Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB) yang diikuti dengan Akta Jual Beli (AJB).

Nadia memiliki beragam kegiatan, baik intra dan ekstra kampus. Misalnya mengembangkan dengan bakat modelling-nya, finalis Ning Surabaya tahun 2015 ini pernah menjadi Juara Favorit Hijabers Surabaya Model 2014, dan Juara I Miss Hijab by GlamourLook Model Management tahun 2015. Juga Juara Favorit Hijabers Surabaya Model tahun 2014. Selain itu, pada kegiatan akademik ia pernah Juara III & Majelis Hakim Terbaik dalam Kompetisi Peradilan Semu Nasional piala Mahkamah Agung tahun 2013.

Sejak masih berstatus mahasiswa baru, Nadia sudah tertarik dengan study club pada BSO Komite Mahasiswa Fakultas Hukum UNAIR (KOMAHI). Anggota Paskibrakan Kota Surabaya tahun 2011 ini juga terhitung aktif mengikuti kegiatan intra dan ekstra kampus, seperti BEM UNAIR, HMI, dan Management Hijabers Surabaya. Kepada WARTA UNAIR Nadia membagi tipsnya agar dapat berprestasi, baik dalam akademik dan non-akademik.

“Tak perlu terlalu sibuk dengan politik, cukup tahu saja. Karena biaya kuliah tidak murah dan tak semua orang beruntung bisa kuliah. Imbangi kuliah dengan hal positif yang kita senangi. Jangan pernah menghalalkan segala cara untuk memperoleh hasil yang diinginkan,” kata penerima beasiswa Pembangunan Jaya tahun 2015 ini. Saat ini ia mengisi waktu di Paguyuban Cak & Ning Surabaya serta magang di Kejaksaan Negeri Surabaya. (*)

Penulis: Binti Quryatul Masruroh
Editor: Nury Hermawan

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu