Lulusan UNAIR Harus Memiliki Softskill Bagus

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Sebanyak 243 pelajar kelas XII dan guru Madrasah Aliyah Unggulan Amanatul Ummah mengunjungi Universitas Airlangga, Selasa (27/9). (Foto: Pradita Desyanti)

UNAIR NEWS – Universitas Airlangga kerapkali menjadi langganan tempat berkunjung pelajar dan guru pendamping dari sekolah menengah atas. Tujuannya, untuk mendapatkan informasi tentang kehidupan dan penerimaan mahasiswa baru, khususnya di UNAIR.

Pada Selasa (27/9), sebanyak 223 pelajar siswa kelas XII Madrasah Aliyah Unggulan Amanatul Ummah, Mojokerto, dan 20 guru mengunjungi UNAIR. Rombongan Amanatul Ummah diterima di Aula Garuda Mukti, Kantor Manajemen UNAIR.  Menurut Mujiono, kunjungannya ke UNAIR didasari tujuan untuk menggali informasi tentang salah satu kampus favorit di Indonesia.

“Terima kasih karena kami sudah diizinkan datang kemari. Saya sangat senang atas sambutan yang luar biasa dari pihak UNAIR. Kunjungan ini diadakan agar para siswa lebih mengenal UNAIR, dan mengikuti jejak kakak kelasnya yang sudah diterima di UNAIR. Jadi, ya, mereka senang ketika kunjungan ini diumumkan,” tutur Mujiono.

Dalam kunjungan itu, Sekretaris Pusat Informasi dan Humas UNAIR Dr. Eduardus Bimo, drh., M.Kes, memberi pengantar mengenai informasi tentang UNAIR, mulai dari sejarah, letak kampus, fakultas, asrama, dan lain-lain. Selain fasilitas, Bimo juga menjelaskan tentang unit kegiatan mahasiswa. Bimo juga menegaskan, lulusan UNAIR harus memiliki kemampuan non-teknis.

“Lulusan UNAIR harus berbeda dengan lulusan lainnya. Oleh karena itu, di UNAIR ini mahasiswa harus memiliki softskill (kemampuan non-teknis). Nah, softskill itu dapat dikumpulkan mahasiswa dalam bentuk poin satuan kredit prestasi (SKP). Kalau mahasiswa S-1 harus mengumpulkan sebanyak seratus poin, dan diploma itu 75 poin. Jadi, mahasiswa UNAIR ketika lulus akan menerima dua transkip, satu dari hasil softskill dan satu lagi dari hasil indeks prestasi kumulatif,” ungkap Bimo.

Selain Bimo, materi juga disampaikan oleh perwakilan Pusat Penerimanaan Mahasiswa Baru Imam Siswanto. Imam menjelaskan tentang jalur masuk UNAIR, kuota, proses seleksi hingga biaya pendidikan. “Kuliah di UNAIR itu tidak mahal, tergantung gaji orang tua. Ada kok yang bayar cuma Rp 500ribu tiap semesternya, jadi per bulan kurang lebih Rp 90ribu. Ada juga yang jutaan. Semua bergantung penghasilan orang tua ya,” kata Imam. (*)

Penulis: Pradita Desyanti
Editor: Defrina Sukma S

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu