Dua Mahasiswi Jerman dan Estonia Ikuti Pertukaran Pelajar di Farmasi UNAIR

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Ketua Panitia SEP 2016 FF UNAIR (tengah) Bersama Carmen Bohlinger asal Jerman (kiri) dan Britt Lugenborg asal Estonia (kanan) (Foto: Istimewa)

UNAIR NEWS – Selama satu bulan, dua mahasiswa asing, Carmen Bohlinger asal Jerman dan Britt Lugenborg asal Estonia mengikuti Student Exchange Programme (SEP) 2016 di Fakultas Farmasi Universitas Airlangga. Carmen mengaku senang berkesempatan mengikuti program ini, selain program magang dan studi, mahasiswi asal Freiburg tersebut juga terkesan dengan keramahan masyarakat Indonesia dan keindahan alamnya.

‘‘Saya merasa senang bisa ikut program ini, saya ikut meninjau berbagai penyakit yang ditangani di rumah sakit, berbagi dengan mahasiswa, dan merasakan baiknya orang Indonesia,’’ ungkap Carmen Bohlinger, mahasiswi Jerman.

Pada Jumat (23/9) lalu, diadakan pertemuan terakhir di Ruang Kuliah 2.1 FF UNAIR. Dalam acara tersebut Britt berhalangan hadir lantaran sudah meninggalkan Indonesia, sementara Carmen menikmati hari-hari terakhirnya di UNAIR.

Agenda yang dikemas dengan menarik tersebut, dihadiri oleh sejumlah mahasiswa dan panitia SEP 2016. Hadir pula Wakil Dekan I FF UNAIR, Dr. Riesta Primaharinastiti, S.Si., M.Si., Apt dan Dr.rer.nat. Maria Lucia Ardhani Dwi Lestari, Apt.

“Kegiatan ini diharapan berdampak positif dan memotivasi banyak mahasiswa, agar berkesempatan untuk mengikuti program pertukaran pelajar mendatang,” terang Dr. Riesta dalam sambutanya.

“Kedua mahasiwi asing tersebut teribat dan mengamati bagaimana pelayanan selama magang baik di rumah sakit maupun di apotek,” tambah Kartika Dewi Pratiwi yang juga ketua Pantia SEP 2016.

Kegiatan ini diadakan oleh FF UNAIR untuk kesekian kalinya, perserta pertukaran pelajar seringkali dari mahasiswa asal negara-negara Eropa, namun sesekali juga dari belahan dunia lain seperti Amerika, Asia maupun Timur Tengah. Kegiatan ini berjalan dengan baik melalui kerjasama dengan International Pharmaceutical Students’ Federation (IPSF), Ikatan Senat Mahasiswa Farmasi Seluruh Indonesia (Ismafarsi), Rumah Sakit Universitas Airlangga, RSUD Dr. Soetomo, Apotek Semolowaru, dan Apotek Nahdha Farma.

Carmen Bohlinger asal Jerman (kiri) dan Britt Lugenborg asal Estonia (kanan)Saat Belajar Mengenai Gambelan Di SC Kampus C UNAIR. (Foto: Istimewa)
Carmen Bohlinger asal Jerman (kiri) dan Britt Lugenborg asal Estonia (kanan)Saat Belajar Mengenai Gambelan Di SC Kampus C UNAIR. (Foto: Istimewa)

Adapun agenda yang diikuti oleh kedua mahasiswi tersebut diantaranya; magang di RSUA, RSUD Dr. Soetomo, dan Apotek Semolowaru serta Apotek Nahdha Farma; mengunjungi seluruh departemen di FF, dan mengunjungi beberapa fasilitas di UNAIR seperti perpustakaan dan LPT, serta mengikuti sejumlah kegiatan Dies Natalis; menjadi pembicara dalam talkshow “Creative Pharmasist with Global Perspective”; belajar tari dan kesenian bersama UKTK di Student Center kampus C UNAIR; dan berwisata ke sejumlah tempat di Malang dan Madura.

‘‘Program ini sudah dilaksanakan di Fakultas Farmasi selama 4-5 tahun, mahasiswa Farmasi UNAIR sudah menjadi anggota dalam International Pharmaceutical Students’ Federation (IPSF), yang tentu saja memudahkan untuk menarik mahasiswa asing untuk datang kesini,’’ imbuh Kartika Dewi Lestari. (*)

Penulis : Ahalla Tsauro
Editor  : Nuri Hermawan

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu