Suka Duduk Paling Depan, Alfiatis Jadi Wisudawan Terbaik FKp

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Alfiatis Su’diyah, S.Kep., yang saat ini menjadi lulusan terbaik S-1 Fakultas Keperawatan (FKp) dengan IPK 3,66. (Foto: Istimewa)

UNAIR NEWS – Kita sering mendengar istilah “posisi menentukan prestasi”. Itulah yang diterapkan Alfiatis Su’diyah, S.Kep., selama menjalani kuliah di Universitas Airlangga. Bangku terdepan merupakan tempat favoritnya saat mengikuti perkuliahan. Karena menurut gadis asal Pamekasan ini, selain bisa lebih jelas mendengarkan paparan dosen, juga bisa lebih kosentrasi dalam belajar saat berada di bangku terdepan. Dan, sejak semester awal Alfiatis tak pernah berpindah posisi, selalu memilih bangku terdepan.

“Kalau duduk di  tengah, apalagi di belakang, pasti diajak ngomong sama teman, dan omongannya kadang gak terkait sama perkuliahan. Jadi agar fokus, ya duduk depan,” ujar Alfiatis, yang saat ini menjadi lulusan terbaik S-1 Fakultas Keperawatan (FKp) untuk wisuda edisi September 2016. Ia meraih IPK 3,66. Dengan predikat ini ia merasa senang dan tentu saja merasa bersyukur.

“Tips menjadi wisudawan terbaik, diantaranya niat yang lurus, ibadah yang benar, restu orang tua, belajar yang rajin, attitude dijaga, berpenampilan sopan dan bersih, serta yang terakhir Jangan suka TA (Titip Absen,red),” ujar Alfiatis ketika ditanya kiat-kiatnya menjadi yang terbaik.

Ia katakan bahwa namanya pernah dicoret dari daftar absen ketika ia mencoba menitipkan absen pada temannya. Dari situ Alfi menyesal dan merasa kapok. Lalu berjanji agar tidak mengulangi lagi.

Terkait penelitiannya, Alfiatis mengangkat judul “Hubungan Pelaksanaan Tugas Keluarga dalam Perawatan dengan Motivasi dan Kepatuhan Berobat Pasien Tuberculosis (TB) Paru di Wilayah Kerja Puskesmas Palengaan Pamekasan”. Disitu ia mengulas mengenai kasus TB yang ada di Pamekasan. Sebab kasus TB di daerah tempat tinggalnya itu tergolong banyak dan penanganannya diprioritaskan.

Setelah resmi diwisuda, ia berharap mendapatkan beasiswa guna melanjutkan studi ke jenjang Magister untuk memenuhi cita-citanya untuk berprofesi sebagai NERS. (*)

Penulis: Faridah Hariani
Editor: Dilan Salsabila

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu