Pakar Endodontik Asal London Berbagi Ilmu di FKG UNAIR

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Dekan FKG UNAIR Dr. R. Darmawan Setijanto, drg., M.Kes (kiri) memberikan cinderamata kepada Dr. Tony Druttman di Ruang Sidang Dekan FKG UNAIR, Selasa (13/9).

UNAIR NEWS – Guna mendalami pengetahuan tentang Endodontics Treatment (perawatan saluran akar gigi dan jaringannya), Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) UNAIR menggelar kuliah tamu dengan menghadirkan pakar Endodontik dari London, Dr. Tony Druttman, Selasa (13/9).

Kuliah tamu yang diadakan di Ruang Sidang Dekan FKG tersebut dihadiri oleh puluhan mahasiswa dan juga staf pengajar FKG UNAIR. Acara tersebut dibuka langsung oleh Dekan FKG UNAIR, Dr. R. Darmawan Setijanto, drg., M.Kes. Dalam kesempatan tersebut, Darmawan mengungkapkan bahwa kuliah tamu Endodontik ini akan berguna untuk mempercepat perkembangan fakultas yang sudah berdiri sejak tahun 1928 tersebut.

“Tentu saja hal ini akan sangat berguna untuk mempercepat perkembangan fakultas ini (FKG UNAIR, red),” ujarnya.

Saat kuliah berlangsung, Tony, pakar Edodontik menjelaskan bahwa jaringan pulpa (struktur gigi terdalam) yang terinfeksi atau mengalami radang agar segera diangkat, salah satunya melalui Endodontics Treatment. Kerusakan pada jaringan pulpa dapat ditengarai dengan pembengkakan gusi, adanya rasa nyeri dan sensitive pada gigi.

“Ada beberapa faktor yang memengaruhi, diantaranya yaitu penyakit infeksi yang merusak struktur gigi, sehingga dapat menyebabkan gigi berlubang,” terang praktisi yang sudah terjun di dunia Endodontik selama 30 tahun tersebut. “Selain itu, adanya bendungan sisa makanan juga dapat menyebabkan gigi berlubang,” imbuhnya.

Tony berharap, kendati permasalahan kerusakan jaringan pada gigi juga dapat diatasi dengan implan gigi, alangkah baiknya jika seorang pasien berkonsultasi terlebih dahulu kepada ahli yang sudah dipercaya. Karena ada beberapa faktor yang juga memengaruhi keputusan untuk memilih menggunakan dental implant ataupun perawatan Endodontik, seperti finansial, klinis, maupun emotif pasien.

“Sebelum memilih (antara dental implant atau endodontics treatment, red), hendaknya pasien berkonsultasi dan memikirkan terlebih dahulu, agar mendapatkan hasil yang diinginkan,” serunya. (*)

Penulis : Dilan Salsabila
Editor : Nuri Hermawan

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu