UNAIR Godok Rencana Pelayanan Satu Atap

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Rektor Universitas Airlangga Prof. Dr. M. Nasih, S.E., M.T., Ak., (Foto: Alifian Sukma)

UNAIR NEWS – Untuk meningkatkan kemudahkan pelayanan dan segala urusan birokasi di lingkungan universitas maupun fakultas, Rektor Universitas Airlangga Prof. Dr. M. Nasih, S.E., M.T., Ak., berencana untuk membentuk unit pelayanan terpadu satu atap. Unit ini dibentuk agar mahasiswa dan para tamu mendapatkan kepuasan dengan layanan birokrasi di UNAIR.

Rektor mengungkapkan hal itu usai acara presentasi “Draft Organization Capital Universitas Airlangga” di ruang 301, Jumat (9/9). Acara presentasi itu dihadiri oleh para pimpinan tingkat fakultas dan universitas.

Inovasi birokrasi di lingkungan UNAIR ini dibentuk mengingat ada sejumlah pelayanan yang perlu mendapatkan peningkatan kualitas. Menurut Prof. Nasih, kualitas pelayanan perlu ditingkatkan agar proses berjalan efektif dan efisien.

“Selama ini masih sendiri-sendiri ya. Ada unit bagi mahasiswa untuk mengurus KTM (kartu tanda mahasiswa), ada unit untuk mengurus foto, keuangan, izin kemahasiswaan, dan sebagainya. Itu kurang efektif dan efisien. Ke depan, kita ingin ke depan pelayanan yang cepat, murah, sehingga lebih memuaskan customer,” tutur Prof. Nasih.

Konsep pelayanan satu atap yang tengah dikembangkan oleh pimpinan adalah pembentukan koordinator akademik di setiap fakultas. Rencananya, kepala bagian akademik akan berganti struktur dan fungsi dengan menjadi koordinator yang bertanggung jawab atas pelayanan terpadu setiap fakultas.

“Kalau di fakultas, kita sudah mengubah kepala bagian akademik menjadi koordinator di dekanat. Koordinator di dekanat itu nantinya yang akan mendorong pelayanan terpadu di masing-masing fakultas. Semua urusan tidak perlu ke masing-masing bagian. Cukup di satu loket yang memang menangani apapun kebutuhan mahasiswa. Begitu pula di rektorat, harus ada satu pusat pelayanan terpadu,” terang Rektor.

“Yang paling gampang, ketika alumni mengurus legalisir masih mengurus pada lebih dari satu unit. Legalisirnya di bagian akademik, bayarnya di bagian keuangan. Kenapa harus begitu kalau dengan pelayanan satu atap kebutuhan legalisir bisa selesai. Itu yang akan kita dorong, jadi tidak perlu ke sana ke sini,” imbuh Prof. Nasih.

Menanggapi instruksi Rektor UNAIR terkait pelayanan satu atap, Ketua Pusat Informasi dan Humas Drs. Suko Widodo, M.Si, mengatakan bahwa dirinya siap untuk melakukan meningkatkan kualitas manajemen di bidang pelayanan pelanggan sesuai amanah Rektor. (*)

Penulis: Defrina Sukma S.
Editor: Nuri Hermawan

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu