Unit Keselamatan Kerja Adakan Simulasi Kebakaran Bagi Pimpinan dan Karyawan

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Simulasi Kebakaran yang dilakukan K-3 UNAIR, sempat membuat suasana dalam gedung manajemen UNAIR Heboh, sontak banyak pengunjung berlarian keluar gedung bahkan ada yang sempat mengenakan masker. (Foto: Alifian Sukma)

UNAIR NEWS – Sirine tanda terjadinya bahaya telah berbunyi. Ledakan keras berdentum sekitar empat kali. Sontak sejumlah petugas kesehatan, dan keselamatan kerja mengetuki satu per satu pintu ruangan kerja dan meminta seluruh karyawan dan pimpinan di lingkungan Kantor Manajemen UNAIR untuk keluar ruangan. Petugas pun mengintruksikan seluruh orang untuk menuju titik kumpul evakuasi melalui tangga darurat yang tersedia. Tidak hanya itu, intruksi juga disampaikan melalui pengeras suara yang ada di sudut-sudut gedung.

“Perhatian perhatian! Telah terjadi kebakaran. Diharap segera berkumpul di titik kumpul evakuasi melalui tangga darurat,” tutur seorang melalui pengeras suara.

Asap menghitam dan mengepul serta memenuhi hall. Tak lama kemudian, satu unit mobil pemadam kebakaran segera dipergunakan. Petugas menyemprotkan air ke titik api yang berpusat di lantai dua area selasar Kantor Manajemen UNAIR. Petugas Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K-3) segera menenangkan para karyawan agar tidak panik. Sekitar sepuluh menit kemudian, petugas berhasil memadamkan api. Kemudian, para karyawan dan pimpinan diharap kembali menuju ruangan kerja, dan melanjutkan pekerjaannya masing-masing. Itulah gambaran simulasi kebakaran dan penyelamatan yang diadakan oleh unit K-3 UNAIR. Simulasi dilangsungkan di area Kantor Manajemen UNAIR, Selasa (30/8).

Salah satu staf yang mengikuti simulasi kebakaran, Faridah Hari, mengatakan bahwa kegiatan ini cukup bermanfaat. Pasalnya, dengan adanya simulasi semacam ini, seluruh staf dan pimpinan bisa mengetahui hal-hal yang harus dilakukan dalam keadaan darurat.

“Kalau tidak ada simulasi begini, kita tidak tahu di mana titik kumpul evakuasinya. Kita juga bisa bergerak secepatnya untuk mengamankan diri dari bahaya saat kejadian berlangsung,” tutur Farida yang merupakan staf Pusat Informasi dan Humas UNAIR ini.

Drs. Mulyono, M.Kes., selaku Kepala Subdirektorat K-3 UNAIR, mengatakan simulasi semacam ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan oleh unit kerjanya. Tujuannya, agar para karyawan terbiasa dengan kegiatan tanggap bencana sehingga mereka mengetahui petunjuk penyelamatan.

“Agar mereka bisa menyelamatkan diri masing-masing tanpa perlu menggantungkan diri pada pegawai K-3. Maka dari itu, kita beri pelatihan-pelatihan,” tutur Mulyono.

Sejak awal hingga semester akhir tahun 2016, unit K-3 sudah tiga kali melaksanakan pelatihan simulasi. Pertama, sasarannya adalah pimpinan UNAIR. Kedua, sasarannya adalah pimpinan, tenaga kesehatan, dan pasien RS UNAIR. Ketiga, adalah pimpinan dan karyawan.

Dalam hal bencana kebakaran, unit K-3 sudah memiliki petugas khusus seperti satpam yang sudah dilatih dan dibantu dengan PMK asal Pemerintah Kota Surabaya. (*)

Penulis: Defrina Sukma S.
Editing: Nuri Hermawan

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu