Rangkuman Berita UNAIR di Media (20 sd 24/8)

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Ilustrasi old.stboston.com

Malu, 16 Tahun Tak Pernah ke Dokter

Kedatangan Tutik Handayani ke Rumah Sakit UNAIR untuk menjalani rekontruksi wajah adalah pengalaman pertamanya di fasilitas kesehatan. Fatmawati, ibu Tutik mengaku tidak punya uang untuk membawanya ke dokter. Sejak beberapa tahun terakhir, Tutik sangat ingin bertemu dengan dokter. DiA ingin wajahnya dioperasi dengan alasan supaya tidak lagi malu dengan wajahnya. Dengan begitu, dia bisa pergi keluar rumah untuk bersekolah dan bermain. Dua tahun lalu, sebenarnya ada rencana untuk melakukan operasi bagi Tutik. Rencana itu urung lantaran pihak keluarga tidak menyetujui. Alasannya, dioperasi atau tidak, Tutik tetap buta. Walaupun baru kali pertama ke rumah sakit, Tutik sama sekali tidak takut. Dia justru lega lantaran segera dioperasi karena segera mendapatkan wajah baru.

Jawa Pos, 20 Agustus 2016 halaman 1 dan 15

Rongga Mata Tutik Pakai Conformer

Harapan Tutik untuk memiliki mata lebih indah bisa segera terwujud. Rongga mata penderita facial cleft itu, Ahad, (21/8) dipasangi conformer. Tujuannya, di dalam kelopak mata terbentuk rongga agar nanti bisa dipasang mata palsu. Sebelumnya, Tutik mendapatkan kelopak mata dari operasi tahap pertama yang dilakukan tim dokter Rumah Sakit UNAIR pekan lalu. Karena struktur  wajahnya tidak sempurna, kelopak mata kanannya tertarik ke bawah. Sementara itu, kelopak mata kiri tertarik ke atas. Meski tidak sempurna, bentuknya jauh lebih baik daripada sebelum operasi. Spesialis mata RS UNAIR yang merupakan alumnus FK UNAIR, dr. Nurdin Zuhri menuturkan bahwa pemasangan conformer jamak digunakan untuk dua mata. Conformer dipasang tidak untuk membantu penglihatan Tutik, tapi demi estetika. Biar terlihat seperti memiliki bola mata.

Jawa Pos, 22 Agustus 2016 halaman 1

Peneliti Indonesia dan Australia Berkolaborasi

Para peneliti dari tujuh perguruan tinggi di Indonesia dan peneliti dari empat perguruan tinggi di Australia merumuskan bentuk kolaborasi penelitian yang menguntungkan bagi kedua Negara. Kolaborasi semacam ini menjadi cara efektif agar hasil penelitian di perguruan tinggi bisa segera di masyarakat. Kolaborasi diwujudkan dalam Konferensi Tingkat Tinggi Penelitian Indonesia-Australia yang berlangsung di kampus Universitas Airlangga, Surabaya, Senin (22/8)-Selasa (23-8) yang diikuti oleh 250 peserta mewakili akademisi, pemerintah, dan kalangan industri. Konferensi ini terbagi dalam beberapa kluster diskusi supaya lebih terfokus. Para akademisi yang hadir pun berharap dapat merealisasikan kolaborasi penelitian di bidang-bidang tersebut.

Kompas, 23 Agustus 2016 halaman 12, Surya, 23 agustus 2016 halaman 16

Senang Menjadi Presenter

Kerap tampil di berbagai ajang bergengsi modeling tidak membuat Asti Lukita Wardani merasa puas. Saat ini, Asti mulai mencoba terjun ke dunia presenting. Bermula dari tawaran seorang teman, dia pun menerima tawaran tersebut. Model yang pernah menjadi finalis Putri Indonesia 2008 dan Miss Indonesia 2011 ini didapuk menjadi presenter di salah satu stasiun televisi lokal Surabaya. Ilmu menjadi presenter dia asah secara autodidak. Meski aktif menjadi presenter, alumnus Jurusan Manajemen Universitas Airlangga ini masih kerap menerima acara pemotretan atau modeling. Hanya saja, saat ini ia memilih menjadi freelance ketimbang bergabung di manajemen model.

Sindo, 23 Agustus 2016 halaman 13 dan 14, Surya, 25 Agustus halaman 1 dan 11

Rajin Bikin Jurnal

Giat mengikuti beragam acara yang berhubungan dengan penelitian dan pengabdian masyarakat, memang bukan hal baru bagi Gabriella Febrianty Shofiana (20). Bahkan, kepedulian mahasiswa semester 7 Fakultas Hukum UNAIR dengan lingkungan ini membuatnya berhasil menerbitkan jurnal terkait filosofi Pancasila di kalangan anak remaja. Gadis kelahiran 3 Februari 1996 ini merasa sangat tertarik dengan beragam tata aturan di masyarakat dan berjalannya hukum yang ada. Sebab, sejak kecil ia sudah akrab dengan buku-buku milik ayahnya yang juga merupakan Guru Besar Fakultas Hukum UNAIR. Akhirnya, pengetahuan akan hukum dan kepekaan pada lingkungan membuat dirinya semakin giat membuat jurnal.

Surya, 23 Agustus 2016 halaman 13 dan 16

Pendidikan Gratis untuk Tutik

Bisa bersekolah memang sangat didambakan Tutik Handayani, yang kemarin baru saja menjalani operasi rekonstruksi wajah. Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf (Gus Ipul) berharap agar kondisi pasien facial cleft atau sumbing wajah, Tutik Handayani segera membaik. Gus Ipul mendoakan agar Tutik segera sembuh dan bisa melanjutkan sekolah.  Gus Ipul yang didampingi Rektor UNAIR Prof. Moh. Nasih, dalam kunjungannya ke RS UNAIR menjamin akan menggratiskan seluruh biaya operasi dan perawatan selama berada di rumah sakit. Gus Ipul juga menegaskan akan mengawal pendidikan Tutik. Dia optimis, Tutik dapat menerima dan mengikuti pelajaran yang diberikan. Tutik menyatakan gembira atas dukungan pemerintah tersebut. Dia pun kian bersemangat untuk segera pulih.

Radar, 24 Agustus 2016 halaman 1 dan 11, Sindo, 24 Agustus 2016 halaman 20, Surya, 24 Agustus 2016 halaman 16, Sindo, 24 Agustus 2016 halaman 10

Perlu Kesadaran Siapkan Keahlian

Tujuan melahirkan bukan hanya mengeluarkan bayi hidup. Lebih dari itu, bayi yang lahir harus menjadi bagian dari generasi baru yang lebih hebat dan berkualitas hidup lebih baik. Karena itu, perlu upaya deteksi dini dan pencegahan kelainan bawaan. Menurut hasil laporan Divisi Kedokteran Fetomartenal SMF Obstetri Ginekologi RSUD dr Soetomo, ada 82 kasus kelainan bawaan yang dideteksi pada 2013-2015. Alumnus Fakultas Kedokteran UNAIR, dr. Manggala Pasca Wardhana, SpOG., menuturkan bahwa WHO mencatat 7 persen dari kematian bayi pada bulan pertama kelahiran disebabkan oleh kelainan bawaan. Maka dari itu, kesadaran untuk mempersiapkan kehamilan sangatlah penting. Pemeriksaan dapat dilakukan dengan menggunakan USG, sehingga pada usia 11-14 minggu, sudah bisa dilihat kelainan anatomi atau down syndrome.

Jawa Pos, 24 Agustus 2016 halaman 33

Penulis : Afifah Nurrosyidah
Editor : Dilan Salsabila

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu