Rektor Beri Apresiasi Peraih Perunggu Olimpiade Matematika Asal FK

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Jefferson saat diterima oleh Rektor Prof Nasih di ruang kerjanya, Rabu (24/8). (Foto: UNAIR NEWS)

UNAIR NEWS – Peraih medali perunggu International Mathematics Competition (IMC) di Bulgaria pada 24-31 Juli 2016, Jefferson Caesario, bersilaturahmi menghadap Rektor UNAIR, Prof. Dr. H. Mohammad Nasih, MT., SE., Ak, CMA., Selasa siang (24/8), di ruang kerja orang nomor satu di kampus tersebut. Mahasiswa program studi pendidikan dokter Fakultas Kedokteran  (FK) yang masih duduk di semester II tersebut diapresiasi positif oleh Rektor yang didampingi Wakil Rektor I, Prof. Djoko Santoso, dr., Sp.PD-KGH., Ph.D., FINASIM.

“Dia ini unik. Berprestasi di olimpiade matematika, padahal dari FK. Terlebih, kawan-kawannya dari Indonesia yang terbang ke Bulgaria, ternyata kebanyakan sudah semester akhir. Sementara, dia masih di semester awal,” kata lelaki kelahiran Gresik itu.

Dia memastikan, pihak kampus akan memberi apresiasi khusus bagi mahasiswa yang membawa nama almamater di pentas dunia layaknya Jefferson. Secara mekanisme, Reward yang akan diberikan nanti akan ditangani oleh Direktorat Kemahasiswaan.

Prof. Nasih berharap, di masa datang, Jefferson bisa mencetak prestasi yang lebih baik. Di samping itu, harapnya, semoga sivitas akademika lain juga dapat berprestasi di level internasional seperti yang sudah dilakukan oleh mahasiswa asli Surabaya tersebut.

Prof. Djoko Santoso, dr., Sp.PD-KGH., Ph.D., FINASIM menambahkan, apa yang diraih oleh Jefferson adalah bentuk keaktifan UNAIR di kancah internasional. Tak bisa dipungkiri, tingkat kompetisi di ajang seperti ini sangat ketat. Bisa membawa pulang medali perunggu, merupakan kebanggaan yang luar biasa. “Dia ini tidak hanya representasi UNAIR. Melainkan, juga representasi Indonesia,” ungkap Prof Djoko.

Jefferson berjanji, tahun depan akan mengukir prestasi yang lebih baik. “Dengan torehan ini, otomatis saya lebih bersemangat. Apalagi, pihak kampus memberi atensi yang sangat mengesankan,” paparnya.

IMC merupakan kompetisi langganan yang diikuti Kementrian Riset dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti) Indonesia. Setiap tahunnya, Kemenristek Dikti mengirimkan 9 mahasiswa terbaiknya dalam kompetisi IMC. Sembilan mahasiswa tersebut dipilih dari sebuah seleksi yang diikuti oleh 20 peserta ON-MIPA (Olimpiade Nasional Matematika dan IPA) dan juara 1 OSN (Olimpiade Sains Nasional) Pertamina. Bertepatan dengan keberhasilan Jefferson menyabet juara 1 OSN Pertamina pada tahun lalu, dia berkesempatan mengikuti seleksi dan bahkan terpilih menjadi salah satu dari 9 delegasi IMC 2016.

Dia berkesempatan mengikuti ajang serupa tahun depan. Tanpa mengikuti seleksi tingkat daerah. Tes yang akan dilaluinya kelak, langsung di level nasional. Bila lolos, dia otomatis akan menjadi delegasi IMC 2017. (*)

Penulis: Rio F. Rachman
Editor : Dilan Salsabila

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu