Airlangga Neuro Surgical Workshop FK UNAIR Gunakan Kadaver dan Video 3D

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Dekan FK UNAIR Prof. Soetojo (kaos hijau) usai membuka workshop, foto bersama peserta “Airlangga Neuro Surgical Workshop” yang diselenggarakan Departemen Bedah Saraf FK UNAIR. (Foto: Istimewa)

UNAIR NEWS – Departemen Bedah Saraf Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (FK UNAIR) menyelenggarakan kegiatan bertajuk “Airlangga Neuro Surgical Workshop”. Kegiatan yang bertujuan untuk memberikan pengetahuan mengenai bedah saraf ter-update ini, diikuti oleh semua mahasiswa PPDS (Program Pendidikan Dokter Spesialis) Bedah Saraf FK UNAIR. Acara rutin ini dilaksanakan di ruang ASAD (Airlangga Surgical Anatomi Development) kampus A FK UNAIR.

Menurut Dekan FK UNAIR Prof. Dr. Soetojo, dr., Sp.U (K), ketika membuka kegiatan ini Minggu (21/8) pagi seusai senam bersama, dalam workshop ini menghadirkan para pakar bedah saraf senior dan alumni Bedah Saraf FK UNAIR. “Keahlian dan kemampuan sejawat senior bedah saraf itu penting untuk ditularkan kepada adik-adiknya,” kata Guru Besar Urologi FK UNAIR ini kepada UNAIR News.

Apalagi, lanjut Prof. Soetojo, pembelajaran pembedahan dalam workshop ini dengan menggunakan kadaver yang rekaman gambarnya dipancarkan secara langsung kepada semua peserta dengan menggunakan alat canggih: teknologi video 3 (tiga) dimensi.

”Saya yakin yang seperti ini masih sangat jarang dilaksanakan, bahkan mungkin ini baru yang pertama dilaksanakan di Indonesia. Di Singapura, hal seperti ini tidak dilaksanakan menggunakan kadaver dan hanya menggunakan manekin. Padahal dengan menggunakan kadaver dan dilaksanakan oleh para ahli, maka presisi hasilnya akan mendekati yang sebenarnya,” kata Prof. Soetojo.

Sekarang ini dengan telah tersedianya sarana berupa ruangan representatif bernama Airlangga Surgical Anatomi Development (ASAD), juga sering dimanfaatkan oleh beberapa departemen lain untuk melaksanakan kegiatan sejenis (workshop). Yang pernah menggunakan ASAD itu antara lain Departemen Urologi, Departemen Ortopedi, Departemen Bedah Plastik, Departemen Bedah Saraf sendiri, dsb.

“Tersediakan sarana dan prasarana seperti ASAD ini sangat menunjang pengembangan akademik di FK UNAIR,” tambah Dekan FK Prof. Soetojo. (*)

Penulis: Bambang Bes

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu