Tekuni Taekwondo, Basofi Jadi Wisudawan Berprestasi

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
M. Basofi Arif, Wisudawan Berprestasi FPK UNAIR.

UNAIR NEWS – Tidak terbayangkan sebelumnya jika di ujung studinya, M. Basofi Arif dinobatkan sebagai wisudawan berprestasi Fakultas Perikanan dan Kelautan (FPK) UNAIR, periode Juli 2016. Ditemui oleh UNAIR NEWS, laki-laki kelahiran Mojokerto, 17 Juni 1994 tersebut mengaku, ketekunannya dalam mengikuti kegiatan di Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Taekwondo selama menempuh studi S1 di UNAIR, menjadi lantaran ia meraih penghargaan tersebut.

“Awalnya saya tidak paham saat diminta mengurus berkas dan mengumpulkan sertifikat. Ternyata sebagai prasyarat menjadi wisudawan berprestasi. Syukurlah,” ujarnya.

Laki-laki yang akrab disapa Basofi ini bercerita, selama studi di UNAIR dan menekuni taekwondo, ia pernah mengkuti tiga kejuaraan tingkat nasional. Ia bukan hanya sebagai peserta namun sekaligus memenangkan ketiga-tiganya. Ia mengaku, olah raga beladiri dari negeri gingseng tersebut baru ditekuni saat mulai menjadi mahasiswa.

“Dulu waktu jadi mahasiswa baru, saya tidak tahu harus milih UKM apa. Pas di depan stand taekwondo, kok, pengen nyoba,” kenangnya.

Ditanya mengenai kesulitan selama kuliah dan mengikuti taekwondo, Basofi memiliki cara tersendiri dalam menghadapinya. Ia sering membagi waktunya menjadi dua, yakni, pagi hingga siang digunakan untuk kuliah, sore hingga malam untuk berlatih taekwondo.

“Kesulitan yang saya alami adalah latihan yang harus seimbang dengan jadwal kuliah. Kadang ini yang susah. Kalau pagi sampai siang itu kuliah, sore sampai malam latihan. Kalau mau mendekati kejuaraan, hampir setiap hari latihan,” jelasnya.

Tidak hanya berguna bagi kesehatan, bagi Basofi, UKM Taekwondo yang ia tekuni juga menjadi ajang belajar organisasi, kerja bersama tim, dan manajemen diri.

“Di UKM ini saya bersyukur bisa berkumpul dengan orang-orang baru dan jadi tahu bagaimana memimpin orang lain,” terangnya yang juga sempat menjabat sebagai ketua UKM Taekwondo.

Di akhri wawancara, Basofi berpesan agar mahasiswa tidak perlu takut untuk mengambil peran lebih di dunia ekstra kurikuler. Asal bisa memanajemen waktu dengan baik, baginya, prestasi antara kuliah dan mengikuti UKM bisa diraih.

“Jangan takut ikut UKM, jangan takut IPK turun. Kalau bisa manajemen waktu dengan baik, keduanya bisa seimbang, kok,” pungkasnya. (*)

Penulis : Nuri Hermawan
Editor: Binti Q. Masruroh

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu