Stan P3UA Ramai Dikunjungi Saat Pameran di Jakarta

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Suasana pameran buku dan perpustakaan di lobi Gedung Nusantara III dan IV MPR RI, Jakarta. (Foto : Istimewa)

UNAIR NEWS – Pimpinan dan staf Pusat Penerbitan dan Percetakan Universitas Airlangga (P3UA) kembali mengikuti pameran buku dan perpustakaan yang diadakan oleh Manajemen Perpustakaan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI). Pameran buku dan perpustakaan dilangsungkan di lobi Gedung Nusantara III dan IV MPR RI, Jakarta.

Pameran buku dan perpustakaan ini diselenggarakan selama dua hari pada Senin dan Selasa 15 – 16 Agustus 2016. Pameran yang telah dilaksanakan selama tiga tahun berturut-turut oleh manajemen Perpustakaan MPR RI ini diikuti oleh lebih dari 30 peserta, yang terdiri dari berbagai perguruan tinggi, lembaga tinggi negara, kementerian, media massa, komunitas kartunis, dan rumah baca.

Keikutsertaan P3UA dalam pameran perpustakaan ini baru pertama kalinya. Meski demikian, banyak sekali pengunjung yang bertandang ke stan P3UA.

Pada hari pertama, ada lebih dari 500 orang yang singgah di stan P3UA. Hingga Selasa pagi (16/8), stan P3UA sudah dikunjungi sekitar 300 orang. Penuturan itu disampaikan oleh Endy Trianto, staf P3UA yang turut menjaga stan dan melayani pengunjung di sana. Pengunjung berasal dari berbagai kalangan mulai dari mahasiswa, pegawai kementerian, dan guru.

“Mereka biasanya lihat-lihat buku, tapi kebanyakan dari mereka juga tanya-tanya soal cara masuk UNAIR. Ada pula dari mereka yang tanya-tanya tentang beasiswa, dan lain-lain,” tutur Endy.

Stan pameran P3UA dilengkapi dengan buku-buku pengajar dan peneliti UNAIR terbitan P3UA, brosur-brosur tentang penerimaan mahasiswa baru, suvenir menarik, dan produk teh herbal hasil riset peneliti UNAIR.

Dari 40 eksemplar buku yang dibawa P3UA ke pameran, lebih dari setengahnya telah terjual. Kisaran harga buku terbitan P3UA dijual dalam rentang harga antara Rp30 ribu – Rp200 ribu. Berdasarkan tema, buku yang dijual pun beragam. Ada yang berasal dari bidang ilmu kedokteran, hukum, dan politik.

Momen pameran buku dan perpustakaan ini merupakan waktu tepat untuk memasarkan produk buku terbitan P3UA semaksimal mungkin. Rencananya, bila buku tak habis terjual, sisa buku akan dihibahkan untuk Perpustakaan MPR dan DPR. Menurut Aribowo, Ketua P3UA, buku-buku terbitan P3UA bisa dijadikan rujukan para anggota dewan dalam pengambilan kebijakan.

“Sehingga posisi UNAIR dalam pameran ini akan maksimal. Jadi, yang dilihat bukan hanya buku dan perpustakaan saja. Tetapi, UNAIR secara keseluruhan. Jadi, ini merupakan momentum yang tepat untuk mengekspose UNAIR,” terang Aribowo. (*)

Penulis : Defrina Sukma S.
Editor    : Binti Q. Masruroh

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu