Optimalkan Keterbukaan Informasi di UNAIR

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Ketua Pusat Informasi dan Humas UNAIR Suko Widodo, M.Si (kiri) dan Ketua BPP UNAIR Badri Munir Sukoco, Ph.D (Foto: Defrina Sukma S.)

UNAIR NEWS – Badan publik memiliki kewajiban untuk menyebarluaskan informasi, apalagi didukung dengan perkembangan teknologi informasi. Universitas Airlangga telah berkomitmen untuk secara rutin menyebarluaskan informasi baik di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat, dengan menggunakan media seperti internet.

Sebagai bentuk komitmen tersebut, Badan Perencanaan dan Pengembangan (BPP) Universitas Airlangga menyelenggarakan lokakarya yang diikuti oleh Ketua Pusat Informasi dan Humas UNAIR Drs. Suko Widodo, M.Si, Koordinator Informasi dan Humas (KIH), dan perwakilan Direktorat Sistem Informasi. Pertemuan dengan para awak KIH ini merupakan bagian dari lokakarya bertema “Workshop Peningkatan Ranking Webometrics’ yang diselenggarakan di Aula Kahuripan 301, Senin (15/8).

Menurut Suko, perkembangan teknologi mengubah tradisi masyarakat dalam mendapatkan informasi, yaitu dengan cara mengakses informasi via dalam jaringan (daring). Perkembangan itu hendaknya didukung dengan kesadaran sivitas fakultas dan unit penunjang untuk mengelola laman sebagaimana mestinya.

Agar berkembang, keberadaan personel KIH perlu didukung dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia dalam bentuk pelatihan-pelatihan, seperti penulisan berita, dan studi banding ke perguruan tinggi atau institusi lain. Pelatihan maupun studi banding ini dimaksudkan untuk menambah wawasan dalam pengelolaan informasi.

“Bagaimana mungkin kita mau bertanding kalau kita tidak tahu areanya?,” jelasnya. Suko menambahkan, pertemuan antara unit kerja pengelola informasi ini perlu dilangsungkan setidaknya satu bulan sekali agar konsolidasi berjalan lancar.

Dalam pertemuan tersebut, Ketua BPP UNAIR Badri Munir Sukoco, Ph.D, memaparkan kinerja pembaruan konten laman masing-masing fakultas dan departemen. Dari pemaparan kinerja tersebut, Badri meminta agar setiap humas fakultas secara rutin melakukan pembaruan informasi pada laman fakultas, departemen, dan program studi (prodi). Selain itu, Badri meminta agar setiap personel KIH menyampaikan kebutuhan humas kepada pimpinan fakultas.

Dalam pertemuan ini, para KIH juga diminta untuk mendorong sumber-sumber informasi ke muka media. Sumber-sumber informasi yang dimaksud adalah profil guru besar dan penelitian, kepakaran, agenda acara, dan prestasi, baik mahasiswa, dosen, maupun tenaga kependidikan.

Pada pertemuan ini, setiap personel KIH diminta untuk mempresentasikan rencana program tahun depan. Ada banyak program yang dipresentasikan oleh KIH, diantaranya adalah rekrutmen SDM bidang jurnalistik, pembuatan video corporate identity, integrasi media sosial, dan pembaruan konten laman resmi fakultas serta departemen dan prodi secara rutin.

Program-program tersebut adalah bagian dari meningkatkan reputasi akademik dan posisi UNAIR di Webometrics. Lembaga pemeringkatan itu menggunakan empat indikator untuk menilai kemajuan perguruan tinggi berdasarkan laman kampus dan publikasi yang berkaitan dengan sivitas akademika kampus. Empat indikator tersebut yaitu presence, impact, openness, dan excellence. (*)

Penulis: Defrina Sukma S.
Editor    : Binti Q. Masruroh

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu